Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Wamen ESDM: Saya Dapat Laporan karena Cuaca

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 09 Desember 2017 |19:28 WIB
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Wamen ESDM: Saya Dapat Laporan karena Cuaca
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Pemerintah klaim ini karena cuaca.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, memang tengah terjadi kekurangan di beberapa daerah. Tapi sifatnya sementara.

"Saya dapat laporan dari Pertamina, karena cuaca. Tapi di beberapa daerah lain tidak,"ujarnya, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

Sebelumnya, Arcandra sudah memanggil direksi PT Pertamina (Persero) dan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Ego Syahrial, guna membahas masalah kelangkaan gas elpiji gas 3 kilogram (kg).

Baca juga: Pertamina: Elpiji 3 Kg Hanya untuk Orang Miskin

"Kita koordinasi dengan Pertamina untuk lihat dan periksa apa benar terjadi kekurangan pasokan,"ujarnya.

Hasil review, lanjut Arcandra, memang ada kekurangan pasokan di beberapa daerah tapi tidak semuanya. Kelangkaan di daerah itu pun setelah dicermati kekurangan pasokan sifatnya sementara.

"Salah satu penyebabnya di Gororntalo ada cuaca ekstrim maka ada kendala distribusi sehingga kekurangan pasokan sementara Alhamdulillah sudah diatasi,"tuturnya.

Dia melanjutkan, secara stok gas elpiji 3 kilogram (kg) sekarang aman dengan rata-rata 19 sampai 20 hari ini. Sementara untuk pasokan tetap sama sekitar 20-20,4 juta matric ton (MT). Di Desember ditambah pasokannya 20,5 juta MT per hari.

Baca Juga: Pertamina Bakal Nombok Rp1 Triliun dari Gas Elpiji 3 Kg, Apa Benar?

Meski demikian, Arcandra mengajak supaya masyarakat bisa ikut berkontribusi untuk menghubungi Pertamina jika di daerahnya terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg. Hal ini supaya memudahkan perseroan untuk dalam menindaklanjuti kelangkaan tersebut.

"Pertamina terjun langsung melakukan operasi pasar silahkan kontak Pertamina langsung ke 15000. Di situ masyarakat berikan laporan pasti di mana kurang pasokan dan Pertamina akan tambah,"tuturnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement