Image

Budidaya Perikanan Dapat Anggaran Nyaris Rp1 Triliun, untuk Apa?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 12 Desember 2017, 16:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 12 320 1829178 budidaya-perikanan-dapat-anggaran-nyaris-rp1-triliun-untuk-apa-xdOWdrFl8B.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berusaha mendongkrak produksi perikanan melalui program budidaya perikanan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Guna mencapai target ini, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) menganggarkan dana sebesar Rp944,8 miliar dari total anggaran KKP 2018 sebesar Rp7,28 triliun.

"Dana tersebut akan dibagi ke dalam tiga kegiatan utama yaitu kegiatan rutin 24,9%, kegiatan prioritas 67,7% dan kegiatan pendukung 7,4%," ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Anggaran tersebut, terdiri dari perbenihan sebesar Rp251,6 miliar, kawasan kesehatan ikan Rp146,7 miliar, produksi dan usaha Rp168,7 miliar, operasional perkantoran dan dukungan manajemen Rp294,7 miliar serta untuk pakan dan obat Rp82,9 miliar.

Baca Juga: Ruangan Seketika Hening Saat Menteri Susi Kesal Biaya Kegiatan Rp500 Juta, Rapatnya Bisa Rp2 Miliar

Slamet menjelaskan, prioritas program lainnya di 2018 yakni pengadaan kebun bibit rumput laut sebanyak 200 unit di tiga provinsi. Penyediaan bahan baku pakan ikan 250 unit di 23 provinsi, asuransi pembudidaya seluas 5.000 hektare di 14 provinsi. Juga pengadaan 500 hektarare minapadi di 7 provinsi.

"Kita juga akan ada vaksin ikan di 9 provinsi dan 12 kabupaten atau kota, ada juga pengadaan 250 mesin pakan ikan di 23 provinsi. serta budidaya lele biofloc 300 paket di 26 provinsi, dan excavator sebanyak 50 unit di 50 provinsi," jelasnya.


Baca Juga: Menteri Susi: Kalau Ada Calo Program, Laporkan ke Saya!

Dia melanjutkan, pihaknya menargetkan produksi budidaya perikanan sebanyak 22 juta ton pada tahun 2018. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 7 juta ton ikan dan 12 juta rumput laut. "Tahun depan target sekitar 22 juta ton, itu ikan 9 juta ton, rumput laut sekitar 13 juta ton," ujar dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini