Realisasi Dana IPO Turun, Direktur BEI: Banyak Perusahaan Kecil Berani Jajal Pasar Modal

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 18:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 18 278 1832284 realisasi-dana-ipo-turun-direktur-bei-banyak-perusahaan-kecil-berani-jajal-pasar-modal-o14d35Sy33.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Raihan dana dari penawaran umum perdana saham (IPO) 2017 menurun dibandingkan dengan raihan dana IPO tahun lalu. Pada 2016, tercatat ada 16 perusahaan baru di pasar modal.

Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat menyebutkan, dari 16 perusahaan tersebut, total raihan dana yang dihimpun mencapai Rp12 triliun.

"IPO tahun ini, nilainya tidak besar dari tahun lalu. Kalau tahun lalu 16 perusahaan itu totalnya Rp12 triliun, tahun ini 34 perusahaan sekitar Rp8,7 triliun-Rp8,8 triliun," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Meskipun raihan dana yang terkumpul kecil, Samsul mengatakan bahwa jumlah perusahaan baru yang tercatat lebih banyak. Kondisi ini, lanjut dia, menggambarkan bahwa banyak perusahaan dalam skala menengah dan kecil mulai membuka diri.

Di samping itu, peningkatan jumlah perusahaan tercatat membuktikan kepercayaan emiten kepada pasar modal Indonesia. "Ini artinya mereka memberi kesempatan bagi publik untuk menjadi pemilik perusahaan mereka," katanya.

Menurut Samsul, besar kecilnya nilai IPO tidaklah penting. Samsul mempertegas bahwa tidak perlu menjadi perusahaan besar untuk IPO, akan tetapi dengan jalan IPO inilah mendorong perusahan berkembang.

"Market cap Apple dulu ditolak dicatatkan di NYSE. Sekarang Apple punya market cap dua kali lipat lebih besar dari market cap kita. Artinya, kecil bukan berarti tidak besar," tegas Samsul.

Meskipun perusahaan yang tercatat adalah perusahaan dengan kapitalisasi yang nilainya menangah, Samsul meyakinkan bahwa hal tersebut tidak akan mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya, laju IHSG digerakkan oleh saham-saham dengan nilai kapitalisasi besar. Sehingga apabila bobot indeks saham berkapitalisasi besar meningkat maka IHSG turut terkerek.

"Kalau perusahaan kecil, meskipun dia naik 2 kali lipat tidak mempengaruhi indeks kita. Jadi kalau ingin lihat indeks kuncinya melihat perusahaan-perusahan yang punya market cap besar," jelas Samsul.

Hingga akhir tahun ini, Samsul menyebut masih ada tiga perusahaan yang bakal listing, yaitu PT Campina Ice Cream Industry Tbk, PT Prima Cakrawala Abadi, dan PT Jasa Armada Indonesia Tbk. Total raihan dana IPO pada 2017 diyakini dapat mencapai sekitar Rp10 triliun.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini