Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kiat Renovasi Rumah Agar Tahun Baru Makin Seru tapi Kantong Tak Jebol

HaloMoney , Jurnalis-Senin, 18 Desember 2017 |22:00 WIB
Kiat Renovasi Rumah Agar Tahun Baru Makin Seru tapi Kantong Tak Jebol
Ilustrasi
A
A
A

Mencari pinjaman merupakan langkah yang masih wajar bila kamu ingin merenovasi rumah. Dengan renovasi rumah, harga rumahmu akan meningkat. Dengan catatan, kamu melengkapinya dengan izin mendirikan bangunan ke pemda setempat. Dengan legalitas ini, bank benar-benar akan menghitung nilai rumah berdasarkan hasil renovasi rumah.

Pinjaman renovasi rumah berbasis pinjaman tanpa agunan atau KTA sejauh ini lebih menguntungkan dan cepat daripada pinjaman multiguna. Dengan KTA, kamu bisa mendapatkan pinjaman tanpa perlu memberikan agunan berupa sertifikat rumah. Kamu cukup melengkapi dokumen pribadi dan bukti penghasilan.

Saat memilih KTA renovasi rumah, sebaiknya kamu memilih pinjaman dengan plafon yang cukup besar dan tenor yang lumayan panjang. Umumnya, pinjaman KTA bisa diajukan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 300 juta, dengan tenor mulai dari 3 tahun hingga 5 tahun.

Fasilitas tenor yang cukup panjang ini akan meringankan kamu untuk melunasi cicilan KTA renovasi rumah. Dengan asumsi nilai rumahmu akan bertambah sekitar 10%-15% setiap tahun, bunga KTA renovasi rumah masih bisa terkompensasi dengan kenaikan harga rumahmu. Tetapi jika kamu bisa melunasi dengan tenor cepat, satu atau dua tahun saja, itu akan jauh lebih baik agar kamu tidak menumpuk utang.

Kriteria ketiga ialah bunga yang murah. Saat ini beberapa bank menawarkan KTA dengan bunga kurang dari 1% per bulan. KTA tersebut bisa menjadi alternatif pendanaan buat kamu. Dari riset HaloMoney.co.id, KTA KEB Bank Hana, KTA Bank DBS, dan KTA Standard Chartered menawarkan bunga cukup rendah kurang dari 1% per bulan yang bisa kamu gunakan untuk renovasi rumah.

(Risna Nur Rahayu)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement