Bata Incar Pertumbuhan Penjualan 8% di 2018

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 19 Desember 2017 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 19 278 1832598 bata-incar-pertumbuhan-penjualan-8-di-2018-EaNIvvNa9F.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Sepatu Bata Tbk (BATA) mengincar pertumbuhan penjualan 7%-8% pada tahun depan. Berbagai strategi bisnis pun disiapkan untuk merealisasikan target tersebut, di antaranya dengan masuk ke bisnis online atau e-commerce.

Presiden Direktur PT Sepatu Bata Tbk Inderpreet Singh mengatakan, bisnis online atau e-commerce memang sedang tumbuh di Indonesia. Pertumbuhannya mendekati double digit dalam setahun.

Sebelumnya Bata hanya fokus pada ritel dan belum masuk ke e-commerce. Pada 2018 Bata memasuki e-commerce bergabung dengan situs Lazada dan Zalora.

Kemudian, pada pertengahan 2018 Bata akan membuat platform e-commerce sendiri yang saat ini sedang di kembangkan. “Masuk ke e-commerce merupakan strategi kami untuk mendorong penjualan,” ujar dia di Jakarta.

Baca Juga: Bata Mulai Gencar Dagang Online

Singh berharap dengan masuk ke e-commerce penjualan Bata tahun depan bisa tumbuh 7%-8% karena pada tahun ini, penjualan Bata stagnan atau sama dengan penjualan tahun lalu yang mencapai Rp1 triliun. “Penjualan stagnan karena harus bersaing dengan online,” katanya.

Selain fokus pada e-commerce, tahun depan Bata juga akan menambah 25 toko baru, dan merenovasi 50 toko. Saat ini jumlah toko Bata mencapai 500 toko yang tersebar di seluruh Indonesia. Singh menambahkan, pembukaan toko-toko baru akan mengikuti pembukaan mal yang berdiri di luar Jakarta, seperti Manado, Bali, Makassar, dan Medan.

Baca Juga: Bata Siapkan 600 Model Baru Jelang Lebaran

Sama halnya dengan pembukaan toko baru, renovasi toko pun akan banyak dilakukan di luar Jakarta. “Investasi membuka gerai baru sekitar Rp500 juta per toko,” paparnya. Produk unggulan Bata masih berasal dari koleksi children, dan back to school, sepatu yang dihasilkan sangat cocok untuk anak-anak.

“Kami akan memproduksi sepatu yang menarik dan bergaya dengan fokus mengembangkan koleksi di segmen sport, lifestyle, sepatu anak, dan sepatu sekolah,” kata Inderpreet Singh.

Selain sepatu, Bata juga meng hasilkan produk tas, tetapi belum terlalu berkontribusi besar terhadap penjualan. Tahun depan pihaknya akan menambah rangkaian koleksi tas terbaru untuk kepuasan konsumen.

Baca Juga: Lebaran, Bata Yakin Mampu Tutupi Kerugian

Untuk memperluas pasar domestik, Bata juga akan membuka 15 waralaba. Bisnis model ini dinilai masih direspons baik oleh masyarakat Indonesia dengan peningkatan bisnis sekitar 5%-10% setiap tahunnya.

“Waralaba akan diterapkan pertama kali di tahun depan, tetapi tidak akan agresif karena bukan fokus utama. Tujuan Waralaba untuk lebih mendekatkan kepada daerah-daerah yang belum terjangkau toko-toko Bata dan mencari mitra bisnis baru,” ujar Singh.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini