Image

Libur Akhir Tahun, Jaga Keuangan Anda Jangan Sampai Jebol

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Rabu 20 Desember 2017, 21:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 20 320 1833540 libur-akhir-tahun-jaga-keuangan-anda-jangan-sampai-jebol-FweJJpP0oo.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA – Kesulitan mengatur keuangan dialami oleh banyak orang, terlebih lagi di musim liburan akhir tahun ini. Karena gaji yang di dapat lebih awal pada bulan ini dan kembali seperti semula di bulan selanjutnya, otomatis harus ada pengaturan khusus dalam keuangan.

Bisa saja gaji yang diterima malah tidak dapat bertahan lama karena banyaknya kebutuhan untuk liburan. Sulitnya mengatur keuangan malah tidak jarang membuat utang semakin menumpuk. Untuk itu, mengelola gaji dengan baik dan bijak sangat dibutuhkan.

Menurut Andi Nugroho selaku Perencana Keuangan, sangat dibutuhkan adanya pembuatan budgeting kebutuhan selama sebulan apalagi ini adalah musim liburan. “Kita harus tahu betul, apa saja yang dibutuhkan dalam satu bulan. Dipisahkan kebutuhan tersebut dengan gajinya” ujarnya saat diwawancara Okezone.

Menurut Andi, perlu ada pengamanan uang, seperti utang atau cicilan yang dimiliki. Setelah itu, jika mempunyai anak, amankan juga untuk uang sekolah anak, uang transport untuk pergi bekerja, dan uang makan sehari-hari.

“Dari kebutuhan tersebut, disisihkan uangnya dan dipisahkan, jangan sampai malah terpakai untuk liburan,” tuturnya.

Selain itu Andi mengatakan, terdapat masalah pula walaupun sudah direncanakan, biasanya muncul sikap yang kurang disiplin. Sebagai tips yang diberikan Andi Nugroho, setelah berhasil membuat budgeting anggaran untuk kebutuhan sendiri, harus juga diimbangi dengan rasa disiplin yang datangnya dari diri sendiri juga.

"Tidak hanya sekedar merencanakan, tapi kita harus disiplin juga dalam menjalankannya," tegas Andi Nugroho.

Andi juga menjelaskan, kartu kredit bisa saja menjadi penyelamat dan membantu kebutuhan selama liburan. “Misalnya saja, saat pulang kampung, saat ingin kembali lagi ke Jakarta uang kita sudah habis, kita bisa menggunakan kartu kredit tersebut untuk membeli tiket,” ujarnya.

Tapi yang perlu diperhatikan, kartu kredit bukanlah tambahan penghasilan, kartu kredit adalah utang yang harus dibayarkan di bulan depannya. Kartu kredit juga dapat dikatakan sebagai penyelamat di saat keadaan darurat. Andi menilai, sifat konsumtiflah yang membuat utang yang kita punya menjadi lebih besar.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini