nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demam Bitcoin Tak Mampu Saingi Animo Investasi di Pasar Saham

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Selasa 26 Desember 2017 17:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 26 320 1835884 demam-bitcoin-tak-mampu-saingi-animo-investasi-di-pasar-saham-w7hxpaptbA.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA – Bitcoin yang tengah naik daun ini merupakan uang virtual yang dapat dijadikan pilihan berinvestasi. Banyak masyarakat yang memilih untuk berinvestasi dengan uang virtual ini karena dianggap memiliki peluang yang besar untuk mendapat keuntungan.

CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan mengatakan, meski Bitcoin dan uang virtual lainnya kini mulai dikenal di masyarakat, tetapi masih jauh untuk menyaingi pasar saham. Hal ini karena pasar saham memiliki banyak penyokong, berbeda dengan Bitcoin dan uang virtual lainnya.

“Saya kira masih jauh ya untuk menyaingi besarnya pasar saham karena pasar saham kan banyak dana bank dan lembaga keuangan,” ungkapnya kepada Okezone, Selasa (26/12/2017).

 Baca Juga: Belum Diputuskan, OJK Masih Bahas Status Bitcoin dengan BI

Kendati belum mampu menyaingi pasar saham, dirinya optimis bahwa uang virtual di Indonesia akan terus berkembang. Dia juga mengatakan saat ini ada lebih dari 1.300 token blockchain yang terus berkembang.

“Cuma saya kira ke depannya token blockchain ini akan makan semakin mainstream dengan makin banyak penggunaannya,” tuturnya.

 Baca Juga: Bank Sentral Singapura Ingatkan Bahaya Investasi Bitcoin

Sedangkan menanggapi Nxt yang kini lebih populer, ia mengaku Bitcoin tetap aman meski harus menghadapi pesaing baru. Menurutnya, hal ini malah menjadi pelengkap karena uang virtual ini masih sangat baru di dunia investasi.

“Memang saat ini ada berbagai perkembangan token blockchain. Ada lebih dari 1.300 token. Saya kira ekosistem ini masih sangat muda. Masih sangat luas untuk saling melengkapi,” jelasnya.

Baca Juga: Bill Gates Sempat Ramal Bitcoin Lebih Baik dari Mata Uang

Diketahui sebelumnya Bitcoin kini memiliki pesaing baru yang juga merupakan uang virtual yaitu NXT. Dia mengatakan popularitas NXT ini didapat dari harganya yang menjulang naik. Kenaikan ini juga diketahui disebabkan oleh terobosan yang dilakukan NXT yang disebut dengan Ignis.

“Yang populer belakangan malah NXT daripada Bitcoin. Hal ini karena kenaikan harganya yang lebih dari 300% dalam beberapa minggu karena tingginya demand yang disebabkan adanya inovasi baru oleh tim NXT,” tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini