nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perusahaan India Mampu Bangun Apartemen dalam 2 Minggu

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Selasa 26 Desember 2017 21:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 26 470 1835971 perusahaan-india-mampu-bangun-apartemen-dalam-2-minggu-yKMvr8qRrL.jpg Foto: CNN

JAKARTA – Banglore memiliki masalah pada penyediaan hunian, sama seperti kota-kota maju lainnya. Ibu kota India yang memimpin dalam hal teknologi informasi ini menarik bagi ribuan mahasiswa yang baru lulus dan profesional muda setiap tahunnya. Namun, dalam hal penyediaan hunian masih sangat sulit bagi mereka untuk memenuhinya.

Menurut data Reserve Bank of India, harga hunian terus meroket hingga 130% sejak 2010. Hemant Attray dan Rajesh Kotta berpikir akan mendapat jawaban untuk masalah hunian yang terjangkau ketika mereka mendirikan SquarePlums pada Februari 2016 lalu. Namun, mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa dengan cepat memenuhi permintaan karena proses pembangunan yang membutuhkan waktu.

"Setiap kita membuka sebuah properti baru, kesibukan yang luar biasa akan langsung terjadi," kata Attray kepada CNN.

Butuh waktu 18 bulan hingga 3 tahun untuk membangun gedung baru jika menggunakan metode tradisional. Namun, perusahaan kini menemukan cara untuk mempersingkat proses pembangunan. Hanya dengan waktu 2 minggu  mereka bisa menyelesaikan proses pembangunan dengan menggunakan teknik yang mendasari mereka pada wadah pengiriman custom-made atau pesanan yang dibuat khusus menurut pesanan.

Baca Juga: Untung Rugi Tinggal di Apartemen

Sebuah Blok Apartemen dalam Dua Bulan

Attray juga mengatakan, mereka menyediakan apartemen studio berperabot lengkap dengan ukuran sekitar 200 kaki persegi. Untuk mewujudkan ini SquarePlums mendesainnya dan kemudian menggunakan kontraktor untuk membangunnya. Beberapa bahkan dapat dibuat secara bersamaan. Mereka menumpuknya dengan mudah. Hal ini berarti, sebuah kompleks dengan 50 apartemen siap untuk dihuni dalam waktu dua bulan.

SquarePlums memiliki dua kompleks semacam itu pada proyek kali ini dan akan dipublikasikan pertama kali bulan depan. Untuk dapat menempati apartemen ini membutuhkan biaya 18.000 rupee atau sekitar USD280 per bulan.

Baca Juga: Dana Terbatas, 57% Masyarakat Indonesia Pilih Apartemen sebagai Hunian

Berurusan dengan Musim Panas India

Namun, SquarePlums harus menyesuaikan rancangannya dengan suhu musim panas India dengan menambahkan lapisan isolasi dan memperluas dimensi di luar ukuran wadah pengiriman rata-rata.

Namun, SquarePlums harus menyesuaikan rancangannya dengan suhu yang tinggi di India ketika musim panas datang. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan lapisan isolasi dan memperluas dimensi di luar ukuran wadah.

Tidak hanya itu, mereka juga menambahkan fitur yang sesuai dengan status Banglore sebagai “Silicon Valley” India. Maka mereka membuat apartemen yang bisa beralih fungsi sebagai kantor bagi para pebisnis baru. Mereka mendesain tempat tidur yang dapat dilipat menjadi papan tulis putih, sementara meja maka dapat diubah menjadi meja yang berderet.

"Jika saya menutup mata Anda, membawa Anda ke dalam rumah seperti kemudian membuka mata Anda, Anda tidak akan menyadari bahwa Anda berada di dalam sebuah kontainer," kata Attray.

Standar bata dan mortir perusahaan telah berhasil membantu SquarPlums menghasilkan keuntungan pada tahun pertama pengoperasiannya. Dengan mengandalkan kontainer pengiriman untuk memotong biaya secara signifikan, Attray memperkirakan penghematan biaya yang mencapai 20% dibanding membangunnya dengan cara yang tradisional.

Baca Juga: Simak! Dengan Aturan Ini, Pemilik Apartemen Bisa Lebih Cepat Raih SHM

Dengan waktu konstruksi yang lebih pendek, berarti SquarePlums mendapatkan pengembalian investasinya lebih cepat.

"Anda bisa menyewa properti ini  dari bulan kedua dan seterusnya," tambah Attray.

SquarePlums menginginkan lebih banyak feedback sebelum mempertimbangkan untuk membangunnya kembali di kota-kota lain di sekitar India. Namun Attray yakin konsep itu akan berjalan dengan mulus.

"Secara keseluruhan, sebenarnya ruang tamu yang tercipta dalam ruang fisik yang kecil adalah yang paling menonjol," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini