JAKARTA - PT Inka (Persero) mendapatkan fasilitas pembiayaan senilai Rp4,050 triliun dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia, untuk membangun 31 train set (186 car) LRT Jabodebek.
Pendanaan ini dilakukan dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama sindikasi pembiayaan proyek pengadaan train set LRT Jabodebek antara PT Inka (Persero) dengan tiga bank tersebut.
Plt Direktur Utama PT Inka (Persero) Mohamad Nur Sodiq mengatakan, penggunaan dana efektif dana pembiayaan sindikasi tiga bank ini diharapkan bisa segera cair. Hal supaya pembangunan kereta untuk LRT Jabodebek bisa dilakukan.
Baca Juga: Bangun Double Track Bogor-Sukabumi, Menhub: Saya Minta Kesadaran Masyarakat
"Kita dikejar waktu karena delivery time itu diharapkan selesai di bulan ke 16. Kalau bisa signing hari ini bulan depan pengadaan sarana, maka April 2019 itu harus sudah siap," ujarnya, di Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (27/12/2017).
Nur mengaku sangat optimis bisa menyelesaikan 186 car LRT Jabodebek di April 2019. Hal ini karena kapasitas produksi Inka sudah cukup memadai.
"Kami juga punya anak perusahaan yang support kebutuhan Inka hari ini. Jadi kemampuan produksi tidak masalah. Hari ini kita bisa hasilkan 1,5 car per day. Itu dengan spesifik terberat," ujarnya.
Baca Juga: 2 Lokasi Jadi Bidikan Menhub untuk Bandara, Antara Sukabumi dan Pelabuhan Ratu
Pengerjaan sarana LRT ini merupakan yang kedua. Di mana Inka sebelumnya sudah mengerjakan sarana untuk LRT Palembang.
Nur mengatakan, untuk progres pengerjaan LRT Palembang sebenarnya sudah selesai. Di mana sebelumnya sudah dilakukan peninjauan langsung oleh Kantor Staf Presiden.
"Jadi untuk Palembang kita bisa delivery April. Itu ada 2 train set, 4 train set sekitar 12 Juni. Total kontraknya itu lupa-lupa ingat ya," tandasnya.
Inka menargetkan penjualan (sales) kereta di 2018 sebesar Rp3,3 triliun atau lebih tinggi dari target sales 2017 sebesar Rp2,7 triliun. Perseroan pun yakin target sales 2018 tercapai karena ada sejumlah proyek besar yang tengah dikerjakan.