Menurut Nur, proyek seperti LRT Jabodebek, kemudian pekerjaan lain seperti penyediaan kereta di Bangladesh, LRT Palembang dan proyek 438 kereta, menjadi faktor pendorong target sales sebesar Rp3,3 triliun di 2018 bisa tercapai.
"Proyek yang sedang kita kerjakan itu ada Bangladesh 250 car kereta, dari LRT palembang diharapkan April kita delievery. Kemudian proyek Bandara Internasional Adi Sumarmo dan Minagkabau. Itu proyek yang kita kerjakan," imbuhnya.Sementara itu, untuk realisasi sales di 2017 sudah Rp2,5 triliun dari target Rp2,6 triliun. Nur berharap, di sisa beberapa hari menuju akhir tahun ada tambahan lagi.
"Kalau untuk sales Rp2,5 triliun ini sudah sesuai harapan. Dengan target 2-3 hari ini bisa capai target Rp2,6 triliun,"ujarnya.
Meski jika pada akhirnya tidak sampai Rp2,6 triliun, Nur mengatakan, pertumbuhan sales terus bertambah setiap tahunnya. Untuk capaian 2017 sudah tumbuh 36% atau lebih tinggi di tahun lalu sebesar 30%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.