Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IKM Bisa Tumbuh Double Digit Tahun Ini Lewat E-Smart

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 04 Januari 2018 |12:07 WIB
IKM Bisa Tumbuh <i>Double Digit</i> Tahun Ini Lewat <i>E-Smart</i>
Pelaku IKM (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA –Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan industri kecil dan menengah (IKM) nasional dapat tumbuh di atas 10% pada tahun 2018. Target ini di atas pertumbuhan IKM sepanjang 2017 yang diproyeksikan berada di kisaran 9%.

“Guna mencapai sasaran tersebut, kami berkomitmen dan fokus untuk semakin meningkat kan daya saing dan produktivitas IKM, salah satunya melalui kegiatan e-Smart IKM,” kata Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam siaran persnya, kemarin.

Baca Juga: Impor Bahan Baku untuk Industri Kecil Menengah Dipermudah

Gati menjelaskan, program e-Smart IKM yang digagas Kemenperin ini merupakan sistem berbasis data yang meliputi sentra dan produk IKM tersaji secara terintegrasi dengan marketplace lokal.

Melalui e-Smart IKM, Kemenperin berupaya mempermudah dan memperluas akses pasar IKM melalui pemasaran online. Selain itu, diharapkan pula mampu meningkatkan keunggulan IKM di kancah domestik dan global karena memperoleh ketersediaan bahan baku, teknologi, dan modal. “Hingga saat ini kami telah bekerja sama dengan Bukalapak, Blanja, Tokopedia, Blibli, dan Shopee,” ujarnya. Menurut Gati, program ini juga memberikan panduan bagi pengambil kebijakan dalam pelaksanaan fungsi pembinaan IKM yang lebih terpadu dan tepat sasaran.

Baca Juga: IFC Bantu UMKM Indonesia hingga USD40 Juta

Program e-Smart IKM meng usung sembilan komoditas unggulan dalam negeri yang tengah dipacu pengembang annya melalui pasar online, yaitu sektor kosmetik, fashion, makanan, minuman, kerajinan, perhiasan, mebel, herbal, dan produk logam. Kemenperin mencatat, pelaksanaan workshop e-Smart IKM sepanjang tahun 2017 telah diikuti sekitar 1.700 peserta. Angka tersebut melebihi target yang ditetapkan 1.000 IKM. Pada tahun 2018 ditargetkan bisa merangkul 4.270 IKM dan tahun 2019 sekitar 5.240 IKM. Dengan begitu, pada 2019 jumlah IKM yang terlibat akan melampaui 10.000 IKM. Kemudian sebanyak 30.000 produk IKM lokal bisa diakses konsumen melalui marketplace.

Kegiatan lokakarya e-Smart IKM ini telah digelar di beberapa kota, di antaranya Padang, Palembang, Sidoarjo, Bandar Lampung, Buleleng, Balikpapan, Medan, dan Makassar. Selanjutnya akan dilaksanakan di kota-kota lainnya di Indonesia.

(Oktiani Endarwati)

(ulf)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement