Menurutnya, ibu kota baru akan lebih baik karena menggunakan rencana baru. Hingga kini, Jakarta masih menggunakan rencana lama, padahal keadaan sudah berubah seiring dengan berjalannya waktu.
“Kalau sekarang perencanaan Jakarta masih memakai rencana yang lama, bukan dengan populasi yang 10 juta dan jumlah mobil dan motor yang sekarang. Jadi, tidak aneh kalau macet, sering banjir, bongkar pasang prasarana dan lainnya,” jelasnya.
Baca Juga: Kalau Hanya Kantor Pemerintah yang Pindah, Jakarta Tak Akan Berubah
Sekada informasi,Keputusan pemindahan Ibu Kota sendiri, sudah disampaikan kepaa Presiden Joko Widodo. Dalam meutuskan rencana tersebut, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyampaikan, persetujuan MPR dan DPR adalah bentuk adanya dukungan politik dalam kerangka regulasi yang mendukung keputusan pemindahan ibu kota.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.