Share

Jadi Pusat Ekonomi Baru, Tujuan Jokowi Ciptakan Pasar di PLBN

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Minggu 07 Januari 2018 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 07 320 1841329 jadi-pusat-ekonomi-baru-tujuan-jokowi-ciptakan-pasar-di-plbn-mUbEI3IhnW.jpeg Foto Pos Lintas Batas Negara Motamasin NTT (Foto: Dani Jumadil Akhir)

KUPANG - Seluruh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) nantinya akan dilengkapi dengan pembangunan pasar. Pembangunan pasar tersebut, sejalan dengan mandat Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tujuannya sebagai pusat ekonomi baru. Mendongkrak ekonomi perbatasan dengan vocal point PLBN," tegas Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo membeberkan tujuan dibangunnya pasar di PLBN Kupang, Minggu (7/1/2018).

Hartoyo menambahkan, pembangunan pasar di PLBN diarahkan menarik negara tertangga agar komoditas Indonesia bisa dijual ke negara tersebut.

"Barang-barang Indonesia lebih lengkap dan kompetitif. Jadi negara tetangga khususnya Timor Leste bisa beli komoditas Indonesia, tapi kalau dibanding dengan perbatasan Malaysia itu ada tantangan," bebernya.

Menurutnya, pembangunan PLBN juga didukung dengan sudah baiknya pembangunan jalan nasional yang menghubungkan kawasan di perbatasan. "Paling tidak infrastruktur jalan nasioal ditingkatkan semua. Jalanannya sudah sangat mantap," ujarnya.

Hartoyo menekankan, pemerintah tidak hanya fokus pada kawasan PLBN saja, tetapi daerah pemukiman sekitarnya agar pembangunan ekonomi tetap berkesinambungan.

"Daerah pemukiman sekitarnya juga kita urusin. Biar enggak ada perbedaan dengan pemukiman di luar PLBN. Misalnya penyediaan air bersih, ruang terbuka hijau atau publik," jelasnya.

Tercatat, saat ini ada 7 PLBN yang sudah dibangun yang tersebar di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.7 PLBN tersebut di antaranya PLBN Entikong di Sanggau, PLBN Aruk di Sambas, PLBN Nanga Badau di Kapuas Hulu, PLBN Motamasin di Malaka, PLBN Mota'ain di Belu, PLBN Wini di Timor Tengah Utara dan PLBN Skouw di Jayapura. Untuk investasi dari total 7 PLBN yang sudah dibangun mencapai Rp944 miliar untuk tahap I dan Rp1,57 triliun untuk tahap II. (gir)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini