Share

Dimulai Semester II-2018, PLBN Sota Merauke Ditargetkan Rampung dalam 2 Tahun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Minggu 07 Januari 2018 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 07 320 1841336 dimulai-semester-ii-2018-plbn-sota-merauke-ditargetkan-rampung-dalam-2-tahun-OHevNcXKFz.jpeg Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo (Foto: Dani Jumadil Akhir)

KUPANG - Tidak puas hanya membangun tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sejak 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membangun beberapa PLBN pada tahun ini.

Namun, pemerintah akan fokus pada pembangunan satu PLBN saja, yakni PLBN Sota di Kabupaten Merauke, Papua. Hal ini dipertegas Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo.

Baca Juga: Telan Dana Rp875 Miliar, 2 PLBN di NTT Akan Diresmikan Jokowi

"Ada PLBN Sota di Merauke. Lalu PLBN Sei Pancang di Kaltara. Namun tahun ini yang pasti Sota," papar Hartoyo, Minggu (7/1/2018).

Dia menambahkan, untuk pembiayaan PLBN Sota masih dihitung, karena masih menyiapkan seluruh aspek mulai dari pra-desain, penetapan lokasi hingga pembangunannya. "Ini program pembangunan multiyears. Enggak bisa setahun dibangun selesai. Sama seperti PLBN lainnya dibangun dua tahap," jelasnya.

Pihaknya menargetkan, pada semester II-2018 akan dimulai pembangunannya atau groundbreaking. "Ditargetkan selesai 2 tahun jadi di 2020. Ini kan daerahnya remote," imbuhnya.

Menurutnya, hambatan pembangunan PLBN terletak dari material bahan bangunan karena lokasinya jauh dan berada di daerah remote. "Kalau Sumber Daya Manusia (SDM) tentu kita pilih terbaik," tukasnya.

Baca Juga: Bangun 7 Wilayah Perbatasan, Pemerintah Siapkan Rp2,51 Triliun

Tercatat, saat ini ada 7 PLBN yang sudah dibangun yang tersebar di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.7 PLBN tersebut di antaranya PLBN Entikong di Sanggau, PLBN Aruk di Sambas, PLBN Nanga Badau di Kapuas Hulu, PLBN Motamasin di Malaka, PLBN Mota'ain di Belu, PLBN Wini di Timor Tengah Utara dan PLBN Skouw di Jayapura.

Untuk investasi dari total 7 PLBN yang sudah dibangun mencapai Rp944 miliar untuk tahap I dan Rp1,57 triliun untuk tahap II. (gir)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini