Ego mengatakan, pemerintah tentu berupaya meningkatkan cadangan minyak tersebut. Salah satunya merubah rezim cost recovery menjadi gross split, dengan tujuan supaya kontraktor lebih efisien menggiatkan kegiatan eksplorasi. "Indikatornya sudah ada dari 7 joint study (WK) yang ditawarkan, 5 di antaranya masuk (diminati)," kata dia.
Baca Juga: Top! Kilang Cilacap Pertamina Berhasil Produksi Dexlite
Cadangan minyak memang berkurang, namun pemerintah tetap berupaya supaya reservereplacemen yang saat ini 60% bertambah. "Dengan lelang WK migas, kita harapkan angka 0,6 barel naik terus hingga idealnya 1 barel," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.