Image

Banyak Masyarakat Mulai Beli Apartemen dengan KPR

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018, 16:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 09 470 1842393 banyak-masyarakat-mulai-beli-apartemen-dengan-kpr-V81ccdQWuz.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Konsultan properti Collier mencatat, sudah banyak masyarakat Indonesia yang membeli apartemen dengan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tren ini mulai bergeser, karena dulu umumnya masyarakat membeli apartemen langsung melalui developer.

Senior Associate Director Ferry Salanto mengatakan, pergeseran cara orang membeli ini setelah melakukan survei pada Desember 2017.

Baca Juga: 40 Bank Salurkan Rp4,5 Triliun KPR Subsidi di 2018, Ini Daftarnya

"Desember ini ada pergeseran orang beli apartemen ya. Jadi kalau dilihat katalisnya adalah Loan To Value (LTV) dan penyesuaian tingkat bunga, kelihatan di sini adalah beli pakai Kredit Perumahan Rakyat (KPR) ya, kalau cash installment sudah jarang," ungkapnya di Gedung WTC, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Dia menjelaskan, pada 2013 masyarakat rata-rata membeli apartemen melalui developer dan tidak lewat bank. Namun hal tersebut berisiko untuk pembeli karena bisa saja proyek tidak jalan atau berhenti karena tidak ada pembiayaan dari perbankan.

"2013 lalu banyak yang cash instalment. Berisiko tapi cara ini banyak diambil orang, motif terbesar beli apartemen adalah untuk divestasi," jelasnya.

Baca Juga: Di Depan Pengembang, Sandiga Dukung Bank DKI Jadi Bank Penyalur KPR

Hanya saja, dia menjelaskan membeli apartemen dengan KPR hanya cocok bagi masyarakat yang belum memiliki rumah. Untuk orang yang membeli rumah kedua atau ketiga sebaiknya tidak membeli apartemen dengan fasilitas KPR. Mengingat, besaran DP yang dikenakan untuk kepemilikan rumah kedua maupun ketiga cukup tinggi.

"Aturan LTV kalau beli rumah kedua atau ketiga maka DP yang disediakan harus tinggi makanya kurang cocok investasi apartemen dengan KPR," katanya.

Baca Juga: HUT Kredit Pemilikan Rumah Ke-41, BTN Tawarkan Bunga KPR 4,1%

Sebaliknya, untuk masyarakat yang membeli apartemen dengan KPR untuk rumah pertama cukup menguntungkan. Sebab, selain DP kecil, bank juga bisa memberikan tenor cicilan cukup lama.

"Makanya cara ini banyak dipakai orang. Biasanya tiga sampai lima tahun cicilan itu di beberapa proyek. 2017 kita lihat ada sedikit perubahan, bisa lihat yang beli cash instalment enggak sebanyak sebelumnya di 2013 LTV diberlakukan dengan DP 10% hingga 15% untuk first buyer," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini