Image

TIPS LARIS: 4 Kata Sakti untuk Mendongkrak Penjualan

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018, 07:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 12 320 1844302 tips-laris-4-kata-sakti-untuk-mendongkrak-penjualan-7oNoZ4Glez.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Ada 4 kata yang secara emosional mempengaruhi konsumen dalam penjualan. Kata-kata ini mengikat konsumen pada tingkat alam sadar mereka dan meningkatkan peluang pagi penjual untuk melakukan penjualan.

Gunakan 4 kata ini ke dalam cara Anda melakukan pemasaran dan dalam deskripsi produk Anda untuk meningkatkan penjualan Anda dan menarik perhatian konsumen:

1. Anda

Ini adalah kata yang paling kuat dalam bahasa Inggris. Bagi kebanyakan pemasar, ini lebih berpengaruh daripada kata-kata seperti uang. Pelanggan ingin merasa seperti Anda berbicara langsung dengan mereka dan memakai kata ‘Anda’ lebih baik daripada kata lain.

Entah kita mau mengakuinya atau tidak, kita semua agak egosentris. Saat salinan promosi atau deskripsi produk atau iklan memiliki fokus langsung pada kami, koneksi bawah sadar yang kuat telah dibuat.

Baca Juga: TIPS LARIS: 10 Alasan Pentingnya Keberlanjutan Bisnis

Lihatlah semua deskripsi produk e-niaga Anda dan pastikan Anda menangani prospek tersebut secara langsung. Gunakan kata-kata seperti ‘Anda’ ‘milik Anda’ dan semua bentuk yang serupa untuk berhubungan dengan pelanggan dan berpotensi meningkatkan penjualan.

2. Baru

Bila Anda mendengar kata ‘baru’ Anda secara tidak sadar tertarik, bersemangat, dan melihat yang ditawarkan. Menurut beberapa studi psikologi perilaku, produk baru, solusi baru, dan rasa petualangan akan menarik pembeli ke produk dengan label ‘baru’.

Lihatlah bagaimana Apple menggambarkan desain iPhone 5. Ini merupakan desain baru dengan teknologi baru, untuk iPhone baru mereka. Sepertinya berlebihan saat ditunjukkan tetapi dapat berhasil.

Konsumen memiliki hubungan positif dengan segala sesuatu yang baru, seperti kita selalu menginginkan mobil baru, pakaian baru, dan teknologi terbaru. Sebagai pedagang online, Anda harus melakukan hal yang terbaik.

Baca Juga: TIPS LARIS: Fenomena Baru, Konsumen Lirik Produk yang Viral di Medsos

Jika Anda menjual pakaian secara online, misalnya buatlah bagian yang akan ditonjolkan dalam produk terbaru Anda. Pastikan deskripsi produk, siaran pers, dan posting blog Anda menggunakan kata ‘baru’ dan fokus pada produk baru juga.

3. Gratis

Kata ‘gratis’ bukan hanya harga, ini adalah pemicu emosional yang kuat dan sumber kegembiraan yang irasional. Anda tahu bahwa perasaan Anda mendapat makanan prasmanan, di mana Anda kenyang tapi Anda terus ingin makan karena gratis? Atau mungkin semua pena gratis yang Anda ambil di pameran dagang yang tidak akan Anda gunakan tapi Anda mengambilnya selalu? Hal-hal ini yang menguatkan kata gratis tersebut.

Gregory Ciotti, pendiri Sparring Mind, berpendapat bahwa kata 'gratis' menunjukkan keengganan umum manusia terhadap kerugian. Di bidang ekonomi, keengganan kehilangan menggambarkan gagasan bahwa orang sering memilih untuk tidak kehilangan sesuatu seperti uang daripada mendapatkan sesuatu, bahkan sesuatu yang nilainya relatif lebih besar.

Untuk mencapai titik ini, Ciotti mengacu pada penelitian dari profesor ekonomi mengenai perilaku, Dan Ariely. Dalam serangkaian percobaan, Ariely menemukan bahwa konsumen akan memilih item gratis dengan biaya yang sangat rendah, walaupun item murah itu mewakili nilai keseluruhan yang lebih besar.

Ini sangat berguna untuk digunakan dalam baris subjek email karena seberapa dramatis meningkatkannya. tarif. Pembeli hanya menyukai gagasan untuk mendapatkan sesuatu tanpa alasan dan bisakah Anda menyalahkan mereka?

Baca Juga: TIPS LARIS: Sambut 2018, Ini 12 Cara Penjualan dari Pebisnis Sukses

4. Garansi

Suatu barang yang rusak pasti sering dikaitkan dengan'garansi'. Tapi, kata 'garansi' adalah komponen kunci dari kebanyakan salinan pemasaran e-commerce yang bagus.

'Garansi' menarik konsumen sebagai pemicu emosional seperti keamanan dan kepercayaan. Ini adalah jaring pengaman atau sebuah janji yang dibuat oleh pengecer kepada konsumen bahwa mereka akan puas dengan pembelian mereka.

Studi di bidang ekonomi perilaku menunjukkan bahwa manusia secara intrinsik takut akan kehilangan. Bila Anda membeli sesuatu, ada kemungkinan tidak menyukai barang itu karena satu dan lain hal. Menjamin pembelian mereka mengurangi kemungkinan kerugian. Jika mereka tidak menyukai barangnya, mereka bisa mengembalikannya.
Pedagang e-niaga harus menyuntikkan salinannya dengan 'garansi', 'garansi uang kembali', dan variasi seperti 'atau uang Anda kembali' di halaman produk mereka. Anda juga harus mengembangkan kebijakan pengembalian dan tidak usah dikatakan bahwa Anda harus menahan akhir dari jaminan.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini