Dengan adanya peningkatan luas tambah tanam ini, tentunya target panen dan juga produksi padi untuk tahun 2018 diyakini akan meningkat. "Tapi dari luas tambah tanam untuk Oktober November Desember di Provinsi Kalimantan Barat sudah surplus sekitar 6.000 hektare," terangnya.
Momon mengatakan, rakor ini juga dalam rangka supaya bulan Januari, Februari dan Maret 2018 bisa melebihi target dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai contoh untuk tahun 2017, pada bulan Januari di Kalimantan Barat mencapai target luas tambah tanam sekitar 9.100 hektare.
"Tentunya Januari 2018 kita harus mampu pun lebih dari 9.100 hektare. Tadi kan konsensus sementara kita untuk Januari bisa 9.000 sampai 9.300 hektare, sedangkan Februari juga Insya Allah lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin.
Baca juga: Impor Beras 500.000 Ton Mendag Pastikan Tak Pakai APBN
Secara total, diharapkan Momon, luas tambah tanam untuk Provinsi Kalimantan Barat pada Okmar dapat meningkat. "Nah dampak dari peningkatan luas tambah tanam tentunya akan berdampak pada peningkatan luas panennya. Kalau luas panen yang meningkat tentunya diharapkan produksinya juga meningkat," tutupnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.