PONTIANAK - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar rapat koordinasi mengenai Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Kedelai (Pajale) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada hari ini.
Rakor ini merupakan upaya bagaimana untuk mencapai target-target penanaman dan luas tambah tanaman untuk bulan Oktober 2017 sampai dengan Maret 2018.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, Momon Rusmono menerangkan, evaluasi pertanaman pada padi biasa disingkat Okmar Asep (Oktober Maret, April September).
Baca juga: Harga Beras Impor Vietnam dan Thailand Dilarang Naik!
Untuk Okmar, target penanaman dan luas tambah tanam, Kalimantan Barat sekitar 250.000 hektare. Dari target itu, untuk bulan Oktober, November dan Desember 2017 saja luas tambah tanam di Kalimantan Barat sudah mencapai sekitar 200.000 hektare.
"Alhamdulillah untuk Provinsi Kalimantan Barat luas tanam pada tiga bulan lalu ini lebih tinggi sekitar 6.000 hektare dibandingkan Oktober, November, Desember tahun 2016," ujarnya usai membuka rakor di Hotel Aston Pontianak, Sabtu (13/1/2018).
Baca juga: Kemendag Sebut Impor Beras Tak Perlu Rekomendasi Kementan