Surplus 6.000 Ha, Kementan Targetkan Produksi Padi di Kalbar Terus Meningkat

Ade Putra, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018 15:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 13 320 1844491 surplus-6-000-ha-kementan-targetkan-produksi-padi-di-kalbar-terus-meningkat-6IiXfhJdb9.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

PONTIANAK - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar rapat koordinasi mengenai Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Kedelai (Pajale) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada hari ini.

Rakor ini merupakan upaya bagaimana untuk mencapai target-target penanaman dan luas tambah tanaman untuk bulan Oktober 2017 sampai dengan Maret 2018.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, Momon Rusmono menerangkan, evaluasi pertanaman pada padi biasa disingkat Okmar Asep (Oktober Maret, April September).

Baca juga: Harga Beras Impor Vietnam dan Thailand Dilarang Naik!

Untuk Okmar, target penanaman dan luas tambah tanam, Kalimantan Barat sekitar 250.000 hektare. Dari target itu, untuk bulan Oktober, November dan Desember 2017 saja luas tambah tanam di Kalimantan Barat sudah mencapai sekitar 200.000 hektare.

"Alhamdulillah untuk Provinsi Kalimantan Barat luas tanam pada tiga bulan lalu ini lebih tinggi sekitar 6.000 hektare dibandingkan Oktober, November, Desember tahun 2016," ujarnya usai membuka rakor di Hotel Aston Pontianak, Sabtu (13/1/2018).

 Baca juga: Kemendag Sebut Impor Beras Tak Perlu Rekomendasi Kementan

Dengan adanya peningkatan luas tambah tanam ini, tentunya target panen dan juga produksi padi untuk tahun 2018 diyakini akan meningkat. "Tapi dari luas tambah tanam untuk Oktober November Desember di Provinsi Kalimantan Barat sudah surplus sekitar 6.000 hektare," terangnya.

Momon mengatakan, rakor ini juga dalam rangka supaya bulan Januari, Februari dan Maret 2018 bisa melebihi target dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai contoh untuk tahun 2017, pada bulan Januari di Kalimantan Barat mencapai target luas tambah tanam sekitar 9.100 hektare.

"Tentunya Januari 2018 kita harus mampu pun lebih dari 9.100 hektare. Tadi kan konsensus sementara kita untuk Januari bisa 9.000 sampai 9.300 hektare, sedangkan Februari juga Insya Allah lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin.

Baca juga: Impor Beras 500.000 Ton Mendag Pastikan Tak Pakai APBN

Secara total, diharapkan Momon, luas tambah tanam untuk Provinsi Kalimantan Barat pada Okmar dapat meningkat. "Nah dampak dari peningkatan luas tambah tanam tentunya akan berdampak pada peningkatan luas panennya. Kalau luas panen yang meningkat tentunya diharapkan produksinya juga meningkat," tutupnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini