Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akuisisi Le Meridien Bali, Ristia Bintang Rights Issue 653,44 Juta Saham

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Selasa, 16 Januari 2018 |14:41 WIB
 Akuisisi Le Meridien Bali, Ristia Bintang Rights Issue 653,44 Juta Saham
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA – Danai ekspansi bisnisnya, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) masih memilih pendanaan pasar modal sebagai andalan. Berdasarkan rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa yang digelar Senin kemarin, disetujui rencana perseroan menerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias right issue sebanyak-banyaknya 653,44 juta saham.

Dalam siaran persnya di Jakarta, dana dari hasil rights issue nantinya akan digunakan untuk membeli saham PT Tiara Raya Bali International (TRBI) sebanyak-banyaknya Rp74,45 miliar. Dana hasil rights issue juga untuk meningkatkan penyertaan modal di TBRI sebanyak-banyaknya Rp120 miliar dan memberikan pinjaman ke Alam Indah Selarah sebesar Rp45,14 miliar.

TBRI merupakan pemilik Hotel Le Meridien, Jimbaran Bali. Saat ini RBMS hanya memiliki 40% saham TBRI sehingga hasil kinerja pemilik hotel tersebut belum dikonsolidasikan pada laporan keuangan RBMS. RBMS berencana untuk menambah porsi kepemilikan saham di TRBI dengan menjadi pemegang saham mayoritas. Dengan terkonsolidasinya Tiara Raya, pendapatan RBMS akan semakin meningkat sigfinifikan pasca penambahan kepemilikan saham tersebut.

Richard Wiriahardja, President Directur RBMS bilang, prospek hotel Le Meridien tersebut sangat bagus dengan rata-rata okupansi di atas 72%. Dirinya yakin hotel dengan 118 kamar tersebut akan semakin berkembang sejalan dengan pertumbuhan pariwisata di Bali. Selain mengakuisisi TBRI, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk juga akan menambah lahan baru di Karawang Timur seluas 30 hektare (ha). Perusahaan properti ini sudah mendapatkan izin lokasi untuk pengembangan kawasan tersebut baru-baru ini.

Penambahan tersebut akan menambah jumlah lahan yang dikuasai RBMS di Karawang Timur. Sebelumnya, perusahaan ini sudah memiliki lahan seluas 12 Ha di sana yang sedang dalam tahap pengembangan. Richard mengatakan, lahan tersebut berada di kawasan pengembangan 17.000 unit rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Karawang Timur yang dikembangkan beberapa pengembang.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement