JAKARTA - Satu lagi salah satu venue Asian Games 2018 siap diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Kali ini, veneu bulu tangkis yakni Istora Senayan akan diresmikan pada tanggal 23 Januari 2018.
Pada peresmian tersebut, rencananya Presiden Jokowi akan didampingi oleh beberapa Menteri kabinet kerja seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Selain itu rencananya juga acara peresmian tersebut akan dihadiri langsung oleh Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Wiranto.
Baca juga: Komentar Gubernur BI soal Lapangan GBK yang Diguyur Hujan Deras
Sore Istora Senayan akan langsung diresmikan sekaligus dipakai sebagai venue event internasional pertama sejak renovasi. Dimana, Istora akan kembali menjadi home base dalam pagelaran Indonesia Master 2018.
"Iya nanti akan diresmikan oleh RI 1," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Penataan Bangunan Startegis 2 Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kusworo Darpito saat dihubungi Okezone, Selasa (22/1/2018).
Baca juga: Jokowi Resmikan Selesainya Renovasi Stadion Utama GBK Senilai Rp2,6 Triliun
Sebelumnya Presiden Jokowi telah meresmikan 5 venue Asian Games 2018 yang berada di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta. Adapun ke lima venue tersebut yakni kolam renang aquatic, lapangan panahan, lapangan sepak bola ABC, lapangan Hoki dan Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Adapun venue lapangan hoki di Gelora Bung Karno diresmikan pada tanggal 2 Desember 2017 lalu. Lapangan ini telah memenuhi persyaratan penyelenggaraan olahraga internasional yang disyaratkan oleh Organisasi cabang olahraga pasca dikeluarkannya sertifikat oleh International Hockey Federation (FISH) yang belaku selama 3 tahun hingga 2020 mendatang.
Sementara lapangan sepak bola ABC terdiri dari 3 unit lapangan yakni 2 buah lapangan dengan menggunakan rumput natural jenis Zoysia Japonica (Lapangan A). Lalu ada juga yang menggunakan rumput Zoysia Matrella (Lapangan B) yang merupakan jenis rumput khas Indonesia yang dikembangkan di Solo oleh ahli bidang perumputan.
Sedangkan lapangan C berbeda dari kedua lapangan lainya karena menggunakan rumput sintesis. Spesifikasi lapangan ini telah mengacu pada standar kualitas dari Federation International Football Associate (FIFA).
Selanjutnya ada Stadion renang yang memiliki luas area 21.200 meter persegi dengan kapasitas 7.150 kursi. Renovasinya dilakukan oleh PT Waskita Karya (Persero)
Lalu yang terakhir adalah Lapangan Panahan yang memiliki luas area 12.42 meter persegi. Dimana dengan renovasi yang dilakukan lapangan ini memiliki kapasitas sebanyak 112 kursi.
Lalu menyusul kemudian Presiden Jokowi juga melakukan peresmian Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk pertama kalinya pasca direnovasi. Bahkan pasca peresmian, stadion ini langsung dipakai untuk laga internasional yang mempertemukan Tim Nasional Indonesia dengan Islandia.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.