Bank sentral itu memprediksi inflasi Bali triwulan pertama tahun 2018 melandai pada kisaran 0,56% hingga 0,96%. Optimisme terjaganya inflasi pada periode itu karena didukung terjaganya pasokan komoditas pangan yang sudah diantisipasi TPID.
Selain itu, kata dia, sesuai dengan pola musimnya, konsumsi pada awal tahun cenderung menurun terutama konsumsi pemerintah sehingga tekanan inflasi cenderung minim.
Baca Juga: Tim Pengendali Tetapkan Inflasi 2018 di Kisaran 3,5%
Secara keseluruhan, lanjut Causa, inflasi Bali tahun ini diperkirakan mencapai 2,55%-2,95% atau lebih tinggi dibandingkan perkiraan tahun sebelumnya yang mencapai 1,97%-2,37%.
Pria yang akrab disapa CIK itu mengatakan peningkatan prediksi inflasi itu terutama bersumber dari makanan yang rentan menyumbang inflasi atau volatile food karena meningkatnya kinerja pariwisata yang berpotensi mendorong peningkatan permintaan terhadap komoditas pangan.
Selain itu inflasi juga bersumber dari kelompok administered prices atau kenaikan harga makanan yang dipicu kebijakan pemerintah.