"Harusnya migas nomor satu. Membuat besar kuat dan lincah. Jangan sampai ada duplikasi investasi. keputusan Presiden kan jelas ada enam holding," imbuh dia.
Baca juga: Soal Pembentukan Holding BUMN, Komisi VI Cecar Kementerian BUMN
Harry menambahkan, jika nanti holding BUMN migas terbentuk tidak akan ada perubahan direksi di tubuh Pertamina. Meskipun, pihaknya telah menyatakan bahwa nantinya akan ada subholding di Pertamina.
"Enggak berubah (direksi). Subholding nanti belakangan," tandasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.