Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jembatan Jatiwaringin, Solusi Atasi Macet di Perbatasan

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 30 Januari 2018 |15:08 WIB
Jembatan Jatiwaringin, Solusi Atasi Macet di Perbatasan
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

Salah satu upayanya adalah membuat jembatan duplikasi di samping Jembatan Jatiwaringin yang telah ada. Jembatan tersebut dibangun dengan menggunakan APBD Kota Bekasi 2016 sebesar Rp8 miliar dan dana bantuan DKI Jakarta pada 2017 sebesar Rp45 miliar.

Namun, upaya ini belum selesai, sebab lebar ruas jalan yang ada belum sesuai dengan penyediaan empat ruas lajur di atas Jembatan Jatiwaringin. “Masih macet memang, sebab ada penyempitan jalan (bottle neck ) setelah lewat dari jembatan ini. Jadi harus dilebarkan,” katanya.

Karena itu, tahap selanjutnya pemerintah akan melakukan pelebaran jalan ke arah Pondok Gede mulai dari pintu keluar Tol Jatiwaringin. Namun, pelebaran jalan tersebut baru bisa terlaksana apabila Pemprov DKI Jakarta ikut andil melebarkan Jalan Raya Jatiwaringin.

Baca Juga: Menteri Basuki: 40% Jembatan di Indonesia Kondisinya Kurang Baik

Sebab di sisi utara jalan tersebut masuk wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Timur. “Memang jalan ini daerah perbatasan antara DKI Jakarta dan Kota Bekasi sehingga kalau mau melebarkan jalan harus ada koordinasi antardua wilayah, harus anggaran dari dua daerah,” katanya. Sementara itu, Asisten Daerah (ASDA) Bidang Pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Gamal Sinurat mengatakan, tidak menutup kemungkinan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018, pihaknya akan memberikan dana hibah kembali pada Pemkot Bekasi.

Namun, kata dia, pemberian dana tersebut tergantung dari prioritas dan kebutuhan antardua wilayah. “Tidak menutup kemungkinan bisa disusulkan pemberian dana hibah, tergantung prioritas dan kebutuhannya. Tapi ini untuk kebutuhan di wilayah perbatasan,” katanya. Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota I Nengah Adi Putra mengatakan, kemacetan parah yang kerap terjadi setiap waktu di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, disebabkan antrean kendaraan yang keluar dan masuk pintu Tol Jatiwaringin. Ditambah, kata dia, dimensi jalan tidak sesuai dengan jumlah kendaraan mau masuk dan keluar dari Gerbang Tol Jatiwaringin. “Menurunkan anggota di ruas jalan ini belum mampu mengentaskan kemacetan, memang harus ada upaya pelebaran jembatan dan jalan di Jalan Raya Jatiwaringin,” ujarnya. (Abdullah Surjaya)

(kmj)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement