Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS Didesak Ubah Metodologi Penghitungan Inflasi

INews.id , Jurnalis-Rabu, 31 Januari 2018 |19:06 WIB
BPS Didesak Ubah Metodologi Penghitungan Inflasi
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

“Di dalam metodologinya dan bobotnya, jadi harus ada perubahan tahun dasar dengan memasukan beberapa barang yang dikonsumsi yang baru, itu harus ada perubahannya tahun dasar maupun bobot, saya kira ini belum dilakukan oleh BPS,” ujar Lana.

Hingga kini dalam metodologinya, BPS baru memasukkan produk BBM jenis Premium dan Pertamax Series. Adapun bobot terbesar penyumbang inflasi adalah BBM jenis premium. Ironisnya BBM beroktan 88 ini sudah mulai langka di pasaran.

 Baca juga: BI: Inflasi Minggu Keempat Januari 0,73%

Lebih lanjut Lana memperkirakan tingkat inflasi di Januari 2018 akan melebihi proyeksi Bank Indonesia (BI), yang sebesar 0,6%. Dia memastikan, dengan kenaikan harga beras yang terjadi belakangan, tingkat inflasi akan mencapai 0,8% di Januari 2018.

Biasanya, rata-rata inflasi di bulan Januari secara month to month (mtm) pada tahun 2009-2017 berada di level 0,63%. “Nah kemungkinan besar januari ini akan ada kenaikan bisa mencapai 0,7% sampai 0,8% karena efek naiknya bahan pangan terutama beras dalam tiga minggu pertama tahun 2018,” ujar Lana.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement