"Inflasi paling tinggi adalah dari kelompok bahan makanan sebesar 2,34% dengan andil 0,48%, adapun komoditas kenaikan harga tertinggi ada di beras yang merupakan penyumbang terbesar inflasi pada Januari 2018 dengan andilnya 0,24%," tukas Kecuk.
Ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai, tahun ini pemerintah harus lebih fokus pada pengendalian harga dan pasokan pangan untuk menjaga inflasi tetap stabil dan masih sesuai dengan prediksi hingga akhir tahun.
Baca Juga: BI: Inflasi Minggu Keempat Januari 0,73%
Dia juga berharap agar pemerintah tidak akan melalukan penyesuaian harga BBM bersubsidi dan Tarif Dasar Listrik (TDL) hingga akhir tahun, meskipun harga minyak mentah di atas asumsi pemerintah.
"Untuk jaga subsidi energi, beban ada di Pertamina dan PLN. Sebagai kompensasi Pemerintah bisa tambah PMN kedua BUMN penugasan itu," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.