Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS: Walau Ekspor RI Naik, Jokowi Tak Happy karena Kalah dari Malaysia

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Kamis, 01 Februari 2018 |15:19 WIB
BPS: Walau Ekspor RI Naik, Jokowi Tak <i>Happy</i> karena Kalah dari Malaysia
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

Kecuk menilai dengan tidak hanya mengandalkan ekspor ke tiga negara besar tersebut maka pertumbuhan ekspor Indonesian akan tumbuh lebih tinggi lagi.

"Jadi diversifikasi pasar menjadi sebuah keharusan ke depan supaya ketergantungan kita pada negara-negara tertentu tidak terlalu besar. Karena akan bahaya," kata dia.

Baca Juga: Jokowi Minta Ditutup, Mendag Justru Ingin Tambah ITPC Baru

Sementara itu, dari sisi produk, dia menilai Indonesia sudah tidak bisa lagi hanya mengandalkan komoditas mentah seperti hasil perkebunan saat ini. Karena ini adalah kelemahan Indonesia jika hanya bergantung pada komoditas tersebut.

"Itu yang perlu dilakukan proses hilirisasi yang lebih bagus supaya ada nilai tambah. Nah kalau nilai tambah itu bisa dilakukan. Akan mengcreate tenaga kerja. Jenis produk yang akan diekspor juga akan lebih bervariasi. Kemungkinan masuk akan besar tapi juga harus diiringi kemudahan perizinan dan peraturan supaya harga ekspor kita itu kompetitif dan punya daya saing," tukas dia.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement