Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Operasi Pasar Jadi Senjata Bulog Tekan Harga Beras

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 08 Februari 2018 |11:28 WIB
Operasi Pasar Jadi Senjata Bulog Tekan Harga Beras
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bulog Siti Kuwati mengatakan, impor beras yang dilakukan Bulog didasarkan atas Surat Persetujuan Impor Beras dari Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI Nomor 04.PI-11.18.0018 pada 15 Januari 2018 perihal Persetujuan Impor Beras.

Perum Bulog diizinkan mengimpor beras untuk keperluan umum dengan bro ken di atas 5% sampai dengan 25% dan keperluan lain dengan broken 0-5% dengan jum lah sampai dengan 500.000 ton.

Namun, hingga awal pekan ini, impor beras yang telah ditandatangani kontraknya baru mencapai 281.000 ton yang akan dipasok oleh enam perusahaan dari Vietnam, Thailand, dan India. Dari jumlah tersebut, impor beras dari Vietnam sebanyak 141.000 ton, Thailand 120.000 ton, dan India 20.000 ton.

”Sebetulnya terdapat delapan perusahaan yang lolos taha an negosiasi harga, tapi karena pertimbangan keterbatasan waktu izin impor, ada dua perusahaan dari Pakistan tidak menandatangani kontrak,” ujarnya. (Yanto Kusdiantono/Oktiani Endarwati)

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement