Image

Dari Pelayan Restoran, Inilah 7 Sikap Positif yang Dapat Anda Pelajari

Agregasi Senin 12 Februari 2018 22:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 10 320 1857591 dari-pelayan-restoran-inilah-7-sikap-positif-yang-dapat-anda-pelajari-w1flRR8j2i.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA - Saat mampir ke restoran, kita sering berkomunikasi dengan pelayan restoran. Sebagian dari mereka sangat ramah, friendly, dan sopan meskipun sisanya sedikit cuek dan acuh tak acuh. Kita sering beranggapan kalau bekerja sebagai pelayan restoran itu sangat mudah.

Cukup datangi pelanggan, catat pesanan, bawa pesanan, dan selesai. Tidak semudah itu. Banyak tantangan yang dihadapi pelayan restoran yang sering kali membuat mereka jengkel. Namun, pelayan restoran tidak pernah menunjukkan amarahnya kepada pelanggan.

Mereka hanya tersenyum saat menghadapi sikap pelanggan yang tidak menyenangkan. Daripada menggampangkan profesi ini, lebih baik pelajari sikap positif pelayan restoran berikut ini.

1. Mudah Tersenyum

Sebagai pelayan restoran, mereka kerap harus menebarkan senyum meskipun hatinya sedang tidak enak. Inilah yang menjadi tantangan terberat dari seorang pelayan restoran. Mereka dituntut untuk lebih profesional dan mengabaikan kegundahan dalam hati demi menyenangkan para pelanggan.

Apakah Anda bisa bersikap demikian? Mungkin tidak. Lucunya, Anda sering mengisyaratkan kegundahan hati dengan mimik wajah yang tidak menyenangkan. Kalau sudah begini, pelanggan mana yang betah berlama-lama di restoran tersebut? Selera makan para pelanggan mungkin akan hilang jika tidak pernah tersenyum.

2. Ramah

Keramahan pelayan restoran wajib diacungi jempol. Mulai dari Anda datang, memesan makanan, hingga pergi meninggalkan restoran. Mereka tetap menjaga keramahtamahannya. Sikap ramah ini ditujukan untuk semua pelanggan tanpa kecuali. Mereka percaya, sikap ramah yang mereka tunjukkan dapat menyihir hati pelanggan untuk berkunjung di kemudian hari.

3. Kontrol Emosi

Mencatat keinginan pelanggan yang beraneka ragam menjadi tantangan tersendiri bagi pelayan restoran. Ada saja pelanggan yang permintaannya aneh-aneh. Misalnya, jus tanpa gula, jus tanpa es, atau nasi goreng pedas tanpa saus tomat. Semua request pelanggan harus dicatat dengan benar untuk menyenangkan hati pelanggan.

Meskipun pesanan banyak, pelayan restoran harus tetap tenang dan mampu mengendalikan emosinya. Yang namanya manusia pasti sering berada di situasi yang tidak mengenakkan. Namun, pelayan restoran tidak pernah menunjukkan hal ini. Sebab bagi mereka, kepuasan pengunjung menjadi hal yang paling penting. Hebat, bukan?

4. Tetap Santai

Kejadian yang tidak diinginkan juga sering terjadi di restoran. Misalnya, piring pecah, jus tumpah, atau makanan tidak sesuai pesanan. Mungkin Anda beranggapan kalau ini sepenuhnya menjadi kesalahan pelayan restoran. Kemudian Anda marah-marah dengan volume suara yang keras.

Saat Anda marah kepada pelayan restoran, apakah mereka membalas amarah Anda dengan amarah? Tentu tidak. Mereka justru bersikap santai, berusaha meminta maaf, dan menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada Anda. Kalau Anda di posisi pelayan restoran ini, apakah bisa bersikap sama?

5. Mampu Merangkap Pekerjaan

Pelayan restoran memiliki job desc masing-masing di restoran tersebut. Ada yang khusus melayani pelanggan, mencuci piring, memasak makanan, atau bekerja di bagian kasir. Meskipun sudah memiliki job desc masing-masing, banyak pelayan restoran yang mampu merangkap pekerjaan. Hal ini tentu menguntungkan bagi pihak restoran, apalagi saat pengunjung restoran sangat ramai. Pelayanan tetap berjalan seperti biasa tanpa kecerobohan sekalipun.

6. Mudah dalam Membawakan Diri

Pelayan restoran selalu menomorsatukan kepuasan pelanggan. Jika pelanggan puas, kemungkinan besar mereka akan datang kembali. Jika tidak puas, mereka tidak akan pernah kembali atau bahkan mengolok-olok restoran tersebut. Karena itu, pelayan restoran dituntut untuk mudah bergaul demi mendapatkan hati pengunjung.

7. Cermat

Pengunjung itu banyak maunya. Setuju, bukan? Memang mencatat pesanan pengunjung itu sangat mudah. Namun, praktiknya di lapangan sangat sulit. Pelayan restoran harus mampu menjelaskan pesanan tersebut kepada chef. Apabila pesanan yang datang tidak sesuai dengan permintaan pengunjung, pelayan restoran yang akan disalahkan.

Agar terhindar dari kesalahan, pelayanan restoran harus lebih teliti saat mencatat pesanan. Tulisan tersebut juga harus mudah dibaca agar tidak membingungkan para chef.

Membangun Profesionalisme dari Pelayan Restoran

Bekerja sebagai pelayan restoran itu tidak semudah yang dibayangkan, bukan? Ada banyak tantangan yang harus dilewati setiap harinya. Tantangan tersebut pun tidak datang dari satu orang saja, tapi dari banyak orang. Akan tetapi, mereka tetap profesional saat menjalankan pekerjaannya. Kalau sudah begini, masih mau meremehkan pelayan restoran?

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini