Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

14 Kali Kecelakaan, Semua Proyek Elevated Jalan Tol, Jembatan hingga LRT Distop

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 20 Februari 2018 |14:50 WIB
14 Kali Kecelakaan, Semua Proyek <i>Elevated</i> Jalan Tol, Jembatan hingga LRT Distop
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah berhentikan sementara semua proyek pembangunan layang (elevated) baik jalan tol, jembatan hingga LRT. Hal tersebut sebagai langkah evaluasi pasca terjadinya kecelakaan kerja utamanya untuk proyek layang.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono usai melakukan rapat kerja dengan menteri Kabinet kerja dan BUMN konstruksi seperti Adhi Karya dan Waskita Karya.

 Baca juga: Marak Kecelakaan Konstruksi, Menteri Basuki hingga Rini Soemarno Gelar Rapat Bersama

"Ada dua hal, karena proyek pembangunan infrastruktur ini terus berjalan sehingga kita harus bisa mengantisipasi. Di mana sudah ada 14 kali kecelakaan selama 2 tahun ini. Jadi kita perlu ditindaklanjuti," tuturnya, di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Adapun tindakan yang dilakukan adalah menghentikan sementara pekerjaan pembangunan infrastruktur struktur layang yang berat.

"Tadi pagi itu aman, tapi perlu kemacetan dan kedisiplinan. Jadi pekerjaan di atas permukaan tanah dihentikan sementara. Seperti pembangunan tol, pengaspalan tol layang, MRT dihentikan," ujarnya.

Jadi, kata Basuki, pihaknya akan melakukan seluruh evaluasi terhadap semua proyek layang, mulai dari desai, SOP, SDM hingga peralatan yang akan dievaluasi.

"Kami dengan Dirut Adhi Pak Budi sebagai Ketua Asosiasi Kontraktor Indonesia. Dia akan memimpin bersama konsultan independen evaluasi semua pekerjaan proyek layang yang dilakukan," tuturnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement