Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek Infrastruktur Jokowi Terhenti, Sri Mulyani: Justru Lebih Baik

Ulfa Arieza , Jurnalis-Rabu, 21 Februari 2018 |13:07 WIB
Proyek Infrastruktur Jokowi Terhenti, Sri Mulyani: Justru Lebih Baik
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh proyek infrastruktur jalan layang (elevated) di Indonesia dihentikan sementara. Keputusan tersebut diambil menyusul banyaknya kecelakaan kerja pada proyek infrastruktur yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Presiden menegaskan, penghentian proyek elevated tersebut, tidak hanya pada infrastruktur jalan tol, tetapi menyeluruh termasuk light rail transit (LRT) dan flyover di seluruh Indonesia. Jokowi juga meminta agar seluruh proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah diawasi ketat secara rutin.

 Baca juga: Proyek Infrastruktur Ambruk, Jokowi Tak Mau Kecolongan hingga Sanksi Berat

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, instruksi Presiden untuk memberhentikan sementara proyek infrastruktur tersebut tidak akan memengaruhi perekonomian.

"Dalam jangka panjang tidak ada pengaruhnya tapi justru akan lebih baik," ujarnya di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Rabu (21/2/2018).

Sri Mulyani melanjutkan, upaya tersebut dilakukan untuk mereview dan memastikan kualitas infrastruktur. Dengan demikian, infrastruktur dengan kualitas yang prima dapat pertumbuhan ekonomi secara maksimal.

"Kalau kita membangun suatu konstruksi yang kualitasnya buruk tidak hanya bisa mencelakakan orang, tapi juga bisa menimbulkan kualitas dari infranya juga merosot sehingga tidak bisa mencapai tujuan bahwa infra adalah tujuan untuk mempermudah dan menciptakan efisiensi," imbuh dia.

 Baca juga: Moratorium Infrastruktur Elevated, Menko Luhut: Jangan Sampai Seperti Olimpiade Brasil

Keputusan Presiden Jokowi tersebut diambil setelah kecelakaan konstruksi infrastruktur terjadi hampir berentetan.

Terakhir, cetakan untuk pengecoran beton atau bekisting pier head jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur, terjatuh sekitar pukul 03.00 WIB. Akibatnya, tujuh orang mengalami luka berat dan saat ini dirawat di Rumah Sakit (RS) UKI dan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement