JAKARTA - Pemerintah akan mengurangi jumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memang tidak memasuki progres kontruksi pada 2019. Proyek tersebut mayoritas yang dikerjakan oleh pemerintah.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, evaluasi PSN dari sisi perhubungan dilakukan pada proyek kereta yang ada di Kalimantan. Untuk diketahui, pemerintah akan membangun rel Kereta Api di Kalimantan Timur.
Adapun pembangunan rel kereta api di Kalimantan Timur dibagi menjadi 2 jalur, Jalur Selatan sepanjang 203 km dari Penajam Paser Utara-Kutai Barat. Sedangkan jalur utara sepanjang 217 km dari Kutai Kartanegara-Kutai Timur.
Baca juga: Proyek Infrastruktur Ambruk, Jokowi Tak Mau Kecolongan hingga Sanksi Berat
"Kita evaluasi kereta api di Kalimantan. Itu karena swasta minta jaminan, padahal ketentuan tidak ada jaminan," tuturnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/2/2018).
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, saat ini masih disusun kriteria proyek apa yang harus dikurangi (drop) dari 245 PSN yang sebelumnya ditetapkan.
Baca juga: Moratorium Infrastruktur Elevated, Menko Luhut: Jangan Sampai Seperti Olimpiade Brasil
"Jumlah (proyek dikurangi) saya enggak bisa bilang. Intinya adalah kita buat kriteria dulu, seperti apa yang harus di drop," katanya.
Menurutnya dasar pertimbangan PSN dibatalkan, jika proyek yang pembangunan fisiknya tidak mulai 2019. "Jadi kita lihat betul mana proyek yang enggak akan pembangunan fisik sampai 2019," tukasnya. (lid)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.