Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani: Hasil Lelang Bukan untuk APBN!

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 28 Februari 2018 |12:54 WIB
Sri Mulyani: Hasil Lelang Bukan untuk APBN!
Foto: Yohana Artha Uly/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan lelang yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan takkan mengganggu Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) 2018.

Lelang sukarela yang menawarkan sejumlah barang-barang pribadi koleksi pejabat tinggi negara dan pimpinan BUMN tersebut, sempat menjadi pembicaraan yang hangat di masyarakat. Sebab, dana lelang yang disebut untuk menambal APBN ini ternyata akan digunakan bagi kegiatan sosial.

Baca Juga: Lelang Barang Kesayangan Pejabat, Apa Saja yang Paling Diincar Masyarakat?

"Kita melakukan ini (lelang sukarela) menjadi agak heboh di dunia maya, kelihatan Bu Menteri jual baju, 'apa APBN kekurangan? Apa segitu desperate-nya?' Itulah dunia maya selalu seru dengan berbagai interpretasi," ucap Ani dalam sambutannya pada acara Lelang Sukarela DJKN di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Bendahara Negara ini menjelaskan, lelang menggunakan barang pribadi tersebut hasilnya akan disumbangkan untuk kegiatan sosial. Salah satunya untuk perbaikan sekolah yang rusak.

Baca Juga: Lelang Barang Sri Mulyani hingga Wapres JK, Begini Antusias Masyarakat

Kesepakatan untuk kegiatan sosial ini, kata dia, telah dibahas bersama oleh setiap pemilik barang. Di mana setiap pejabat tersebut memutuskan untuk mengalokasikan dana hasil lelang barangnya untuk kegiatan sosial.

"Saya tegaskan, uang ini bukan uang APBN. Koleksi pribadi jadi penerimaannya pribadi. APBN kita aman, kita tetap menjalankan sesuai UU APBN," tukasnya.

Baca Juga: Kemenkeu Lelang Barang Kesayangan Jusuf Kalla hingga Sri Mulyani Hari Ini

Sebelumnya, Ombudsman juga sempat mempertanyakan mengenai tujuan dan dasar diadakannya lelang tersebut. Apakah nantinya dana hasil lelang masuk anggaran negara atau kantong pribadi pejabat.

“Kalau masuk PNBP, berati APBN kita butuh uang, seakan-akan negara butuh uang banget, kesannya ada krisis APBN, kesannya begitu,” kata dia kepada Okezone, Senin (26/2/2018).

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement