Di sisi lain, lelang juga menjadi alternatif transaksi yang menciptakan budaya baru di Indonesia. Dengan adanya sertifikasi barang yang dilelang, kata dia, menunjukkan masyarakat dapat menghargai memori terhadap suatu barang.
"Itu menggambarkan masyarakat Indonesia menghargai tidak hanya sekadar bendanya, tapi menjelaskan konteks siapa pemiliknya dan ceritanya," ucapnya.
Baca juga: Lelang Barang Kesayangan Pejabat, Apa Saja yang Paling Diincar Masyarakat?
Adapun, acara lelang yang diselenggarakan DJKN merupakan rangka memperingati 110 tahun lelang Indonesia. Kini lelang mengalami perubahan, kata Ani, dengan adanya lelang dengan e-auction atau melalui internet sehingga tak perlu kehadiran peserta.
"Perundangan lelang dulu dibuat oleh Belanda, ini karena udah 110 tahun, tapi kita harus mengupdate dengan konteks hari ini. Namun, harus tetap menjaga integritasnya, oleh sebab itu tetap dibutuhkan jaminan (dana awal lelang yang harus disetorkan) yang menjadi keharusan bagi mekanisme lelang agar tetap relevan dan berkembang di Indonesia," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.