nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT

ant, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 20:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 28 20 1866180 2-juta-wajib-pajak-sudah-lapor-spt-CIyBalCt27.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat wajib pajak (WP) untuk melaporkan surat pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan (PPh) 2017 lebih awal.

"Kami imbau WP atau masyarakat tidak menunggu hari-hari terakhir tanggal 31 Maret. Kami imbau supaya lebih awal agar tidak jammed," kata Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

 Baca juga: Presiden Jokowi Lapor SPT 2017: Caranya Mudah!

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, selama dua hari terakhir WP yang sudah melaporkan SPT mencapai 2 juta pelapor dari 18 juta WP yang wajib melaporkan SPT.

"Kira-kira sudah 2 juta sampai hari ini. Sebagian besar e-filling," ujar Hestu.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo pada Senin 26 Februari 2018 telah melaporkan SPT Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2017 secara elektronik atau e-filling di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca juga: Sri Mulyani Temukan "Harta Karun" Pajak

Presiden menilai, penyampaian SPT secara elektronik memberikan kemudahan kepada para pembayar pajak untuk melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya. Presiden juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut serta melaporkan SPT-nya masing-masing hingga batas waktu yang telah ditentukan.

"Presiden Jokowi sudah memberikan contoh di mana pada 26 Februari lalu sudah mengisi dan menyampaikan SPT secara e-filling," ujar Robert.

Selain mengimbau masyarakat untuk melapor SPT lebih awal, Ditjen Pajak juga telah membuat satuan tugas (Satgas) baik di pusat maupun di kantor wilayah untuk mengantisipasi masa-masa sibuk pelaporan SPT.

"Kami buat satgas dan imbau lebih awal. E-filling bandwidth-nya kami tambah. Server juga kami perbaiki, mudah-mudahan tidak ada jammed," kata Robert.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini