nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LRT Batam Baru Akan Dibangun 2023

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 18:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 06 320 1868768 lrt-batam-baru-akan-dibangun-2023-zVRhmkLJUD.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah berencana membangun Light Rail Transit (LRT) di Batam saat menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal ini dilakukan agar Batam bisa menarik bagi investor saat menjadi KEK nanti.

Kepala BP PBPB Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, pembangunan LRT Batam ini akan dilakukan setelah infrastruktur lainnya. Namun untuk pembangunan LRT sendiri akan dilakukan setelah Batam menjadi KEK.

Baca Juga: Batam Segera Miliki LRT hingga Bandara, Butuh Dana Rp91,9 Triliun

"Ada LRT, namun ini kami hanya siapkan konsep. Rencana baru 2023 pembangunan. Masih 5 tahun dari sekarang," ungkapnya di Kemenko Perekonomian, Selasa (6/3/2018).

Menurutnya, nilai investasi untuk keseluruhan pembangunan proyek infrastruktur Batam mencapai Rp91,96 triliun. Sedangkan untuk pembangunan LRT Batam sendiri nilai investasi sebesar Rp12,9 triliun.

Baca Juga: Menko Darmin: Pengembangan Batam Penting agar Investor Makin Semangat

"Total biayanya Rp12,9 triliun. Nanti LRT menghubungkan bandara Hang Nadim, dengan Batam center, lalu Batu Ampa, terus nanti dari Batam center pemukiman Tiban dan Sekupang. Jadi dia akan gitu. LRT akan menghubungkan beberapa daerah itu bisa berkembang selain publik," jelasnya.

Sementara itu LRT Batam ini akan dibangun sepanjang 55,47 kilometer dan ditargetkan pembangunan lima tahun dari sekarang atau pada 2023 mendatang.

Baca Juga: Xiaomi Siap Bangun Pabrik di Batam Berkapasitas 1 Juta Ponsel per Tahun

Lukita juga merinci akan dibutuhkan anggaran sebesar Rp91,96 triliun untuk membangun setidaknya tujuh infrastruktur Batam agar siap menjadi KEK. Adapun tujuh pembangunan yang dilakukan di Batam yaitu:

1. Bandara Hang Nadim dengan nilai investasi Rp2,7 triliun,

2. WTP Tembesi dengan biaya investasi Rp4 miliar,

3. Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dengan investasi Rp2,16 triliun,

4. Pembangunan proyek rumah susun dengan nilai investasi ini Rp7,2 triliun,

5. Pengembangan proyek Tanjung Sauh Container Port Project dengan nilai investasi USD4 miliar,

6. Pengembangan proyek jembatan Batam-Bintan dengan investasi Rp13 triliun, dan

7. Pembangunan LRT Batam dengan investasi Rp 12,9 triliun.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini