nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Batam Segera Miliki LRT hingga Bandara, Butuh Dana Rp91,9 Triliun

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 18:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 06 320 1868763 batam-segera-miliki-lrt-hingga-bandara-butuh-dana-rp91-9-triliun-b5WNC2M1Dp.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah ingin Batam menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK). Untuk itu disiapkan beberapa masterplan agar Batam sebagai KEK bisa menarik bagi investor.

Kepala BP PBPB Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, akan ada beberapa pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Batam sebelum menjadi KEK, di antaranya Light Rail Transit (LRT).

Baca Juga: Menko Darmin: Pengembangan Batam Penting agar Investor Makin Semangat

"Pemerintah pusat masih sangat mengharapkan Batam menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi. Batam lokasi di Selat Malaka yang trafiknya 60 ribu kapal melawati Selat Malaka, dengan lokasi seperti itu pemerintah mengharapkan terus berkembang.

"Pemerintah ingin melihat konsep pengembangan pemikiran BP Batam bagi pengembangan Batam dan pulau sekitarnya maka perlu ada transformasi penguatan dariĀ  FTZ jadi KEK serta diperlukan juga pengembangan infrastruktur," ungkap Lukita di Kemenko Perekonomian.

Baca Juga: Xiaomi Siap Bangun Pabrik di Batam Berkapasitas 1 Juta Ponsel per Tahun

Untuk pembangunan infrastruktur, menurutnya, Gubernur Kepulauan Seribu bahkan sudah menghadap kepada Presiden untuk menyampaikan beberapa proyek tersebut.

"Kami sampaikan terkait dengan pengembangan Batam ke depan, kita melihat lokasi strategis Batam akan dikembangkan jadi pusat logistik regional karena kita miliki bandara dan pelabuhan lokasi ideal," jelasnya.

Baca Juga: Menko Darmin Minta BP Batam Genjot Sektor Pariwisata

Lukita juga merinci akan dibutuhkan anggaran sebesar Rp91,96 triliun untuk membangun setidaknya tujuh infrastruktur Batam agar siap menjadi KEK. Adapun tujuh pembangunan yang dilakukan di Batam yaitu:

1. Bandara Hang Nadim dengan nilai investasi Rp2,7 triliun,

2. WTP Tembesi dengan biaya investasi Rp4 miliar,

3. Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dengan investasi Rp2,16 triliun,

4. Pembangunan proyek rumah susun dengan nilai investasi ini Rp7,2 triliun,

5. Pengembangan proyek Tanjung Sauh Container Port Project dengan nilai investasi USD4 miliar,

6. Pengembangan proyek jembatan Batam-Bintan dengan investasi Rp13 triliun, dan

7. Pembangunan LRT Batam dengan investasi Rp 12,9 triliun.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini