nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Pede Insentif Pajak RI Akan Lebih Menggiurkan Dibandingkan Malaysia

ant, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 18:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 13 20 1872194 sri-mulyani-pede-insentif-pajak-ri-akan-lebih-menggiurkan-dibandingkan-malaysia-CBVJRQ38G4.jpg Foto: Sri Mulyani (Lidya/Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis kebijakan insentif pajak untuk mendorong investasi yang ditawarkan Pemerintah Indonesia akan lebih menarik dibandingkan dengan insentif yang ditawarkan oleh negara-negara tetangga di ASEAN.

"Kita lakukan benchmarking dan kita akan jauh lebih baik dibandingkan yang ditawarkan Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina dari sisi allowance dan holiday yang kita berikan," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

 Baca Juga: Insentif Pajak Bantu Masuknya Investasi

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menuturkan, Presiden Joko Widodo meminta segera diselesaikannya seluruh kebijakan insentif bagi investasi dan ia menyebutkan akan ada perubahan yang sangat radikal dalam cara pemerintah mengubah dan mendesain insentif tersebut.

"Pertama dari sisi tax holiday tidak lagi range tapi satu, 100%, jadi certainty. Setiap dunia usaha yang masuk dalam klasifikasi kelompok yang dapat fasilitas, pasti akan dapat tax holiday 100% dan dalam jangka waktu yang pasti, tergantung dari nilai investasinya. Makin besar investasinya, makin lama ia dapat tax holiday," kata Sri Mulyani.

 Baca Juga: Menteri-Menteri Ini Rombak 4 Aturan Perpajakan dalam 1 Bulan

Kemudian, lanjut Sri Mulyani, pemerintah juga punya tax allowance. Nantinya, bidang usaha yang masuk kategori pionir atau pun untuk kepentingan ekspansi dari sisi kapasitas, dapat memilih untuk mendapatkan salah satu dari fasilitas tax holiday atau tax allowance.

"Untuk dunia usaha kecil menengah yang di bawah Rp4,8 miliar, kita juga akan turunkan PPh final dari 1% jadi 0,5%," ujarnya.

Selain itu, untuk dunia usaha yang melakukan investasi di bidang seperti vokasi maupun riset dan pengembangan (research and development) untuk bisa mengembangkan produk inovasi baru, juga akan diberikan insentif dalam bentuk Pajak Penghasilan (PPh).

 Baca Juga: Sri Mulyani Rombak 2 Insentif Pajak demi Investasi

Sri Mulyani mengatakan, semua hal tersebut ditujukan supaya dunia usaha merasa confident dan yakin bahwa indonesia adalah negara dengan ekonomi dan pasarnya yang terus tumbuh, serta tidak perlu diragukan lagi komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

"Pemerintah memiliki komitmen yang tidak perlu dipertanyakan lagi dari sisi reformasi kebijakan investasi. Kita berikan kemudahan, kita berikan simplifikasi, kita berikan pelayanan, dan kita berikan kepastian. Itu yang ingin kita komunikasikan. Nanti Bapak Presiden akan umumkan dalam satu paket pada awal April," kata Sri Mulyani.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini