Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setelah LRT Jabodebek, Ini Proyek Kerjasama Kemenhub dengan SMI

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 15 Maret 2018 |15:17 WIB
Setelah LRT Jabodebek, Ini Proyek Kerjasama Kemenhub dengan SMI
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaku puas atas kerjasama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dalam menyelesaikan pembiayaan proyek tanpa menggunakan uang negara. Setelah LRT Jabodebek, Kemenhub mengaku sudah menyiapkan proyek lanjutan untuk dikerjasamakan dengan Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya, SMI memberikan pelayanan (service) tidak hanya mengenai keuangan (finance) tapi juga berkaitan dengan kelembagaan dan legal.

 Baca juga: Sri Mulyani Tak Ingin SMI Hanya Fokus Infrastruktur Tradisional

"Bagi Kemenhub legal kita tahu hanya case, tapi legal mengenai apalagi pendanaan kita gak tahu. Nah ini saya pikir era yang bagus supaya bisa dilaksanakan di daerah-daerah," tuturnya, di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Budi melanjutkan, proyek pembiayaan infrastruktur memang perlu dikembangkan supaya tidak bergantung pada APBN saja. Seperti halnya LRT Jabodebek, tadinya Kemenhub hanya andalkan APBN, tapi setelah koordinasi dengan SMI ternyata ada format baru.

 Baca juga: Menhub: Saya Yakin Pemda Belum Banyak Gunakan Pendanaan Swasta

"Untuk Kemenhub ini pertama kali dan Kami akan menyusul yang minggu depan akan dilelang Makasar-Pare-Pare, itu proyek kereta api dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dan SMI. Saya juga akan berlakukan di Bandara Tarakan, Labuan Bajo, Mutiara, terus di Lampung, serta Pelabuhan Bao-bao dan seterusnya," tuturnya.

Budi menerangkan, untuk format pembiayaan proyek yang melibatkan SMI dan PII masih dalam pembahasan seperti apa. Ada dua format, pertama mencarikan swasta untuk membiayai, dan kedua membantu supaya dapat available payment.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement