KUPANG - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan dijadwalkan akan meresmikan sumur bor dan 21 unit Pembangkit Listrik Energi Terbarukan, di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rencana peresmian secara simbolis itu, dipusatkan di desa Welai Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, kabupaten Alor, Sabtu (24/3/2018).
Menteri Ignasius Jonan bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dan Konservasi Energi serta Kepala Badan Geologi - Kementerian ESDM akan tiba di Kupang pada Jumat, 23 Maret, pukul 20.00 WITA. Selanjutnya esok hari, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kalabahi (Alor).
Menurut Kepala Dinas Energi Sumberdaya Mineral NTT, Boni Marasin, Menteri Ignasius Jonan di Alor akan meresmikan sumur bor yang dibangun pada tahun 2017 dengan kedalaman sumur 125 meter, diameter enam inchi dengan debit pompa 25 liter per detik. Sumur Bor itu memiliki kualitas air agak payau dan mampu memenuhi kebuihan air bagi 3.600 orang.
Baca Juga: Oman Ajak Indonesia Kembangkan Energi Terbarukan
Selain itu di tempat sama akan sekaligus diresmikan 21 unit Pembangkit Listrik Energi Terbarukan yang akan diperuntukan bagi lima kabupaten di provinsi berbasis kepulauan itu.
Dari jumlah 21 unit itu 17 unit pembangkitnya dibangun pada 2017 lalu dengan kapasitas 1.516 kilowatt (kw) dan kapasitas mengaliri listrik kepada 2.737 kepala keluarga (KK) dengan anggaran dari Kementerian ESDM, sebesar Rp113 miliar lebih.
Sedangkan untuk pembangkit lainnya dua di antaranya berjaringan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 700 kwp, 16 PLTS terpusat (680 (kwp) dan tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 136 kw.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.