nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambut Bandara Yogyakarta Baru, PDAM Kulonprogo Siap Pasok Air Bersih

Kuntadi, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 11:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 28 320 1878961 sambut-bandara-yogyakarta-baru-pdam-kulonprogo-siap-pasok-air-bersih-bFInnWrMkz.jpg PDAM siap memasok air bersih untuk Bandara Kulonprogo (Foto: Kuntadi/Okezone)

KULONPROGO – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo siap mendukung terwujudnya pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang akan dibangun di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo. Mereka akan mensuplai kebutuhan air bersih di kawasan bandara.

“Sudah, kita sudah siap tinggal memasang saluran,” jelas Jumantor, Direktur PDAM Tirta Binangun, Kulonprogo, Rabu (28/03).

Baca Juga: Bandara Kulon Progo Bikin Nilai NJOP Tanah Naik 70%

Pengembangan jaringan air bersih di kawasan Bandara NYIA, akan ditangani oleh Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum (Satker PKPAM) Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunan jaringan ini akan dibiayai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dan ditargetkan selesai pada akhir tahun mendatang. Sehingga ketika bandara ditargetkan beroperasi pada April 2019 pasokan air bersih sudah tersedia.

Pasokan air bersih di kawasan bandara akan menyambungkan dari saluran yang ada di Garongan, Panjatan sampai di Glagah. Penambahan jalur hanya sekitar 12 kilometer mengambil air dari Bendung Sapon, Sidorejo, Lendah. Nantinya akan dialirkan air dengan kapasitas hingga 50 meter kubik per detik.

Baca Juga: Sistem Transportasi Bandara Kulon Progo Mulai Disiapkan

“Ketika NYIA beroperasi, pasti kita akan tambah debitnya,” jelasya. Rencananya pada 2020 juga akan dilakukan penambahan debit air sebesar 200 liter/detik.

Anggota Komisi II DPRD Kulonprogo Muhtarom Asrori meminta kepada manajemen PDAM untuk siap lebih awal. Sebagai perusahaan daerah harus mampu mengambil peluang di kawasan bandara. Mereka harus menargetkan penambahan sambungan pelanggan baru.

Baca Juga: Pembebasan Lahan Bandara Kulon Progo Selesai Maret

“Tidak kalah penting pelayanan harus baik, jangan sampai pasokan putus,” jelas Muhtarom.

PDAm juga harus bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan daerah. Meskipun tugasnya juga mengakomodir peran sosial. Perusahaan ini harus mandiri, apalagi memiliki usaha produksi air minum dalam kemasan (AMDK).

“Produk AMDK juga harus terserap di bandara,” jelas politisi PAN ini.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini