nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelapor SPT 2017 Meningkat 14% dan Mayoritas Online

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 01 April 2018 09:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 01 320 1880580 pelapor-spt-2017-meningkat-14-dan-mayoritas-online-Xgqj1GaXKr.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) 2017 telah berakhir, Sabtu 31 Maret 2018, pukul 24.00. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat total penerimaan SPT sampai Sabtu sore mencapai 10.589.648 SPT.

Mengutip data Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Minggu (1/4/2018), total penerimaan SPT 2017 meningkat 14% dibandingkan dengan tahun lalu pada periode sebanyak 9.288.394 SPT.

Dari 10.589.648 SPT yang sudah masuk, 1.916.229 di antaranya diterima manual. Sementara sisanya melalui elektronik.

Baca Juga : Sempat Down, Sri Mulyani Janji Tingkatkan Kualitas Jaringan DJP

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengisyaratkan tidak akan memperpanjang masa pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk orang pribadi. Artinya, batas akhir waktu pelaporan SPT untuk Wajib Pajak (WP) orang pribadi akan tetap berakhir hari ini.

Menurut Sri Mulyani, masyarakat bisa melaporkan langsung secara online hingga pukul 24.00 WIB. Sementara bagi WP yang ingin melaporkan langsung secara manual dengan datang langsung ke kantor pajak, maka Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di setiap wilayah akan melayani hingga pukul 17.00 WIB.

"Enggaklah (enggak diperpanjang). Kita akan tetap sampai tanggal 31 Maret 2018 (hari ini). Dan hari ini pun kalau Anda lihat juga teman-teman pajak tidak ada satu pun yang libur. Jadi setiap kali setiap saat kalau ada tugasĀ  SPT ini juga dilakukan," ujarnya saat ditemui di KPP Madya Utama dan Menteng Dua, Jakarta.

Menurut Ibu Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, tujuannya tidak adanya perpanjangan adalah agar memberikan ketegasan dan kedisiplinan kepada masyarakat. Sebab, jika hal tersebut kembali terjadi, maka masyarakat akan merasa malas untuk melaporkan hartanya.

Baca Juga : Sudah Tertib Bayar Pajak, Rakyat Minta Uang Pajak Jangan Dikorupsi

Selain itu, lanjutnya, jika ada masa perpanjangan maka pemerintah tidak bisa fokus untuk mengumpulkan uang pajak dari para pelapor yang sudah masuk. Hal tersebut nantinya akan menganggu kinerja pemerintah khususnya yang membutuhkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Enggaklah, enggak ada perpanjangan. Masa tiap tahun diperpanjang ini sudah tiga bulan kalau diperpanjang nanti nunggu sampe titik terakhir lagi," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Ibu Ani, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang belum melaporkan SPT untuk segera lapor. Bagi WP OP yang belum melapor hingga malam nanti, pemerintah akan mengenakan dendam sebesar Rp100.000 per WP untuk satu tahun.

"Kalau sampai besok belum lapor SPT, konsekuensinya denda Rp100.000 per WP," tegasnya.

(feb)

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini