JAKARTA - Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Kementerian Keuangan, Scenaider Siahaan, mengatakan utang oleh pemerintah diperlukan agar dapat menjalankan fungsi pemenuhan belanja prioritas, seperti infrastruktur dan sumber daya manusia, yang mendesak atau tidak bisa ditunda.
Scenaider mengatakan penundaan belanja prioritas tersebut dapat mengakibatkan biaya lebih besar di masa datang.
Dia mengatakan bahwa belanja pemerintah saat ini dialokasikan bagi peningkatan produktivitas dan kualitas masyarakat melalui investasi sumber daya manusia, fasilitas kesehatan, dan pendidikan.
"Sekarang banyak yang sudah terbebas dari buta huruf, sehingga kualitas sumber daya manusia di Indonesia sudah semakin bagus," kata Scenaider dalam diskusi yang diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) di Jakarta.
Baca Juga: BI: Faktanya Indonesia Tak Bisa Hidup Tanpa Utang
Dia berpendapat kualitas masyarakat yang meningkat akan mampu menghasilkan barang dan jasa yang dapat mendukung pertumbuhan perekonomian.
"Hal tersebut kemudian akan mampu meningkatkan penerimaan perpajakan dan itu dipakai untuk membayar utangnya. Dengan pajak yang sekarang kami memandang masih aman, nanti ke depan akan lebih sehat lagi," tutur Scenaider.