5. Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi)
Proyek jalan tol di wilayah Bogor, yakni Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan Bogor Outer Ring Road (BORR) menunjukkan progres signifikan.
Tol Bocimi Seksi I (Ciawi- Ci gombong) yang merupakan bagian megaproyek solusi kemacetan yang sempat mangkrak selama 25 tahun saat ini konsruksinya sudah sekitar 77,5%. Pimpinan Proyek Tol Bocimi PT Trans Jabar Tol Joko Susilo mengatakan, progres pembangunan fisik Tol Bocimi Seksi I per 25 Maret sekitar 77,5%.
“Kami optimistis pekerjaan selesai tepat waktu sehingga bisa difungsikan sebagai jalur mudik Lebaran,” ujarnya kemarin.
Pembangunan Tol Bocimi terbagi empat seksi. Untuk seksi II (Cigombong-Cibadak) yang melewati perbatasan Bogor-Sukabumi masuk tahapan pembebasan tanah mencapai 98%.
Sementara, seksi III (Cibadak-Sukabumi Barat) dan seksi IV (Sukabumi Barat- Sukabumi Timur) masih tahap musyawarah untuk ganti untung, bukan ganti rugi kepada masyarakat.
6. Tol Semarang-Solo
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan Tol Semarang-Solo Seksi IV dan V yang menghubungkan Salatiga dan Kartasura bisa segera rampung. Jalan tol sepanjang 32,24 kilometer ditargetkan akan fungsional pada masa mudik lebaran 2018.
Dengan fungisionalnya Tol Salatiga-Katasura maka proyek tol dari Semarang hingga Salatiga selesai. Sebelumnya proyek Semarang hingga Salatiga sepanjang 40,41 kilometer telah lebih dahulu beroperasi pada tahun lalu.
"Kami targetkan Jalan Tol Semarang hingga Solo Seksi IV dan V ini bisa fungsional pada saat mudik, kecuali di Kali Kenteng yang merupakan titik kritis kami akan tetap upayakan bisa selesai. Bila tidak, kendaraan akan melalui jalur yang bawahnya," ujarnya melalui keterangan tertulis Kamis (8/9/2018)
7. Tol Pandaan-Malang
Pembangunan proyek jalan tol Pandaan-Malang terus dilakukan percepatan, dan diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya volume kendaraan dari kota Surabaya dan kota Malang, terlebih ketika arus mudik Lebaran 2018.
Dengan progres yang begitu masif, Direktur Utama PT JPM Agus Purnomo mengatakan, bahwa Jalan Tol Pandaan-Malang diproyeksikan akan beroperasi penuh pada penghujung tahun 2018.
“Kami (PT JPM) selalu berupaya melakukan percepatan agar target dapat beroperasi penuh pada akhir tahun 2018 dapat terpenuhi. Selain itu, kami juga berupaya agar Jalan Tol Pandaan-Malang dapat menjadi jalur alternatif bagi para pemudik Lebaran 2018,” tutur Agus dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (14/2/2018).
Jalan Tol Pandaan-Malang dibagi menjadi lima seksi, yang terdiri dari Seksi I Pandaan - Purwodadi (15.475 Km), Seksi II Purwodadi - Lawang (8.05 Km), Seksi III Lawang - Singosari (7,10Km), Seksi IV Singosari - Pakis (4.75Km), dan Seksi V Pakis - Malang (3.113 Km).
Jalan Tol Pandaan-Malang akan terhubung dengan Jalan Tol Gempol-Pandaan. Nantinya, dengan beroperasinya jalan tol ini akan mampu mengurai simpul kemacetan yang ada di jalan arteri, dan dapat memangkas waktu tempuh dari Malang menuju Pandaan atau sebaliknya.
8. Beberapa tol lainnya
Tol Trans Jawa ruas Tol Salatiga – Kartasura (Solo) juga bisa digunakan saat Lebaran. Kemudian tol penghubung Jateng dan Jatim yakni Tol Solo - Sragen dan Tol Solo – Ngawi, juga dipastikan beroperasi saat Lebaran.
Untuk tol di Jawa Timur, yang akan difungsikan sebagai jalur fungsional adalah Tol Ngawi - Kertosono. Sementara tol yang sudah beroperasi adalah Tol Mojokerto - Jombang. (yau)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.