nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Gandeng Korea Selatan Kembangkan Teknologi bagi UKM

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 16 April 2018 16:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 320 1887302 indonesia-gandeng-korea-selatan-kembangkan-teknologi-bagi-ukm-83UcJOrwmQ.jpg Foto: Kemekop UKM

JAKARTA –  Indonesia menjalin kerjasama dengan Korea Selatan dalam membentuk Pusat Pertukaran Teknologi atau The Indonesia-Korea The Indonesia-Korea Technology Exchange (IKTEC). Kerjasama tersebut dalam rangka mempersiapkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam memasuki era industri 4.0

"UKM kita akan menuju ke arah industri 4.0. Maka, peran teknologi UKM di Indonesia akan kita tingkatkan dengan mengaplikasikan teknologi dari Korea dalam mengembangkan usahanya", kata Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Adapun dalam penandatangan kerjasama Indonesia-Korea Selatan dihadiri oleh, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta dan Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Hasan Jauhari. Sementara dari pihak Korea Selatan dihadiri Direktur Umum Kementerian UKM dan Startups Korea Park Dong Cheol, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Kim Chang Beom, Atase Komersial Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia Yangtaek Moon, Asisten Manajer ASEIC Kim Jungho dan Sung Myung Ki sebagai Chairman INNOBIZ Korea.

Baca Juga : Duh, Perbankan Belum Maksimal Dukung Pengembangan UKM

Meliadi menilai, kerjasama ini amat strategis dan akan menjadi prioritas bagi Kemenkop dan UKM, yang sejalan dengan arahan Presiden RI agar UKM Indonesia masuk ke era industri 4.0. "Terutama kita akan mengajak UKM muda kita termasuk bisnis start-up dan generasi milenial untuk memanfaatkan pertukaran teknologi dengan Korea ini. Saya yakin, kerjasama ini akan saling menguntungkan kedua negara dalam mengembangkan UKM", kata Meliadi.

Meliadi menambahkan, IKTEC merupakan kegiatan kerjasama dan kolaborasi pengembangan UKM yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia dengan Kementerian UKM dan Startups Korea Selatan. "Forum ini merupakan implementasi kesepakatan 1st Joint Committee on SME Cooperation antara Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan Small and Medium Business Administration of (SMBA) the Republic of Korea, pada tanggal 2 Maret 2017, di Jakarta, Indonesia," papar Meliadi.

Baca Juga : Menkop UKM Minta Tambahan Rp60 Miliar untuk Anggaran 2017

Di samping itu, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan Kementerian UKM dan Startups Korea Selatan tentang kerjasama teknik bidang pengembangan koperasi dan UKM yang sudah ditandatangani pada 16 Juni 2016, di New York, Amerika Serikat.

"Tujuan program ini Untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas UKM Indonesia melalui pertukaran teknologi antar perusahaan/UKM Indonesia dan Korea. Kedua, menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan bisnis baru yang didorong oleh kolaborasi UKM Indonesia dan Korea," imbuh Meliadi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Umum dari Kementerian UKM dan Startups Korea Park Dong Cheol mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat setiap tahunnya, ditambah dengan potensi pasar dari 260 juta jiwa penduduk Indonesia. "Kita akan terus meningkatkan kerjasama ini dengan visi dan misi bersama dalam membangun teknologi, produksi dan pemasaran produk kedua negara", tandas Park Dong Cheol.

Terlebih lagi, kata Park Dong Cheol, dunia saat ini sudah memasuki era ekonomi digital. "Kita akan terus meningkatkan kerjasama kedua negara dalam bidang teknologi untuk kemajuan UKM keduanegara", ujarnya.

Adapun kegiatan pertama program ini adalah pelatihan koordinator IKTEC yang berlangsung selama tiga hari (16 April-18 April 2018). Tugas dari koordinator adalah untuk menemukan permintaan teknologi dari UKM Indonesia dan menganalisis permintaan tersebut kemudian me-matching-kannya dengan UKM Korea yang memiliki teknologi sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Pelatihan tersebut diselenggarakan di Kementerian Koperasi dan UKM dengan diikuti oleh sekitar 25 orang peserta dengan instruktur atau pelatih yang dihadirkan adalah Profesor Joo Jae Man (Duksung Women’s University), Choi Myunghwan (TTS Consulting Co), dan Seo Sung Kyu (Senior Manager, Overseas Cooperation Center, SBC).

(feb)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini