PURWAKARTA - Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sampai saat ini cenderung masih stabil. Namun demikian, para pedagang tak bisa memastikan sampai kapan kondisi seperti ini akan berlangsung.
Apalagi, menjelang pelaksanaan puasa seperti sekarang ini. Karena biasanya, harga sejumlah kebutuhan pokok ini akan mengalami kenaikan, termasuk beras. Apalagi, saat ini kabarnya stok beras di tingkat petani mulai menipis.
Baca Juga: BPS Sebut Pengendalian Harga Pangan 2017 Terkontrol
Pedagang beras PD Baru Mekar, di Pasar Leuwipanjang Purwakarta, Ahmad Tosi (37) membenarkan, jika biasanya jelang puasa seperti sekarang ini harga komoditi tersebut mengalami kenaikan. Namun, karena ketersediaan bahan pokok ini masih cukup melimpah, menjadikan harga jualnya cenderung normal.
"Sampai saat ini sih masih stabil ya. Tapi, kami tak bisa memastikan sampai kapan kondisi ini akan berlangsung," ujar Ahmad kepada Okezone saat ditemui di kiosnya, Rabu (2/5/2018).

Menurut dia, saat ini harga beras terbilang normal. Untuk beras kualitas rendah, dirinya menjual dengan harga Rp 8.500 per kilogram. Sedangkan, untuk beras kualitas premium, dia membandrol harga Rp 10.400 per kilogram.
Ahmad mengaku, dengan stabilnya harga beras ini pedagang diuntungkan. Pasalnya, modal untuk belanja beras ke petani juga turut stabil. Berbeda, jika harga beras fluktuasi. Setiap harinya, pedagang harus menambah modal. Sebab, harga jual dari petani juga mengalami kenaikan setiap hari.
Baca Juga: Mendag Heran Data Harga Sembako BI, BPS dan Kemendag Tak Sama
Dalam hal ini, pihaknya memprediksi bakal ada kenaikan harga untuk beras. Terutama di pertengahan puasa nanti. Mengingat, kata dia, saat ini stok beras di tingkat petani mulai menipis.
Dia mengatakan, setiap hari dirinya biasa menjual lima hingga delapan ton beras. Karena, selain menjadi pedagang eceran, dirinya pun menjadi distributor untuk para pedagang beras lain di Pasar Leuwipanjang.

"Untuk saat ini stok di tingkat petani, masih aman. Biasanya, kami mendapat kiriman beras dari luar daerah. Misalnya, dari Indramayu dan Karawang," jelas dia.
Sementara itu, hari ini satuan tugas (Satgas) Pangan di Kabupaten Purwakarta, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di wilayah itu, Rabu (2/5/2018). Kegiatan ini sengaja dilakukan, guna memastikan kestabilan harga bahan pokok menjelang pelaksanaan puasa nanti.