nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teror Bom Beruntun, Menperin: Kita Lawan dengan Investasi

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 12:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 14 320 1898025 teror-bom-beruntun-menperin-kita-lawan-dengan-investasi-ynx7P6wk1G.jpg Foto: Aksi Teror Lawan dengan Investasi (Okezone)

JAKARTA - Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Indonesia tengah diresahkan oleh aksi terorisme yang terjadi. Pasalnya sudah ada beberapa aksi terorisme yang terjadi hanya dalam waktu dua hari saja yakni di Surabaya dan Sidoarjo.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan aksi terorisme yang terjadi tersebut. Jangan sampai, ada kepanikan dan ketakutan yang justru bisa berdampak pada investasi Indonesia.

Khususnya kepada para pelaku industri yang menurutnya perlu berpegangan tangan bersama-sama untuk melawan aksi terorisme yang terjadi. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan terus melakukan aktivitas ekonomi dan juga ekspansi.

"Kami menyesalkan kejadian (bom) kemarin. Kita harus lawan dengan investasi tetap berjalan. Bisnis dan investasi harus tetap berjalan. Namun tetap meningkatkan kewaspadaan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (15/5/2018)

 

Menurut Airlangga, para pelaku teror sengaja melakukan aksi tersebut untuk menciptakan ketidakkondusifan, sehingga bisa memengaruhi perekonomian Indonesia karena jumlah investasi yang masuk terhambat.

Hal-hal tersebut, dia lihat dari beberapa kejadian yang ada di negara-negara luar. Sebut saja aksi terorisme di Paris, Perancis dan Amerika Serikat yang terjadi beberapa waktu lalu, yang ternyata membuat perekonomian pada kedua negara tersebut sedikit terganggu.

"Hal yang diharapkan oleh teroris adalah menunda investasi. Kita lawan dengan investasi tetap berjalan agar keinginan teroris tidak tercapai," tegasnya.

Sebagai informasi, kemarin Minggu 13 Mei 2018 terjadi ledakan bom di tiga gereja yang berlokasi di Surabaya. Ketiga gereja tersebut yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, Gereja Kristen Indonesia (GKI), dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS).

Belum genap sehari, ledakan bom juga terjadi di Sidoarjo. Kali ini bom meledak di salah satu inti lantai lima Rusunawa Wonocolo sekira pukul 20.00 WIB.

Belum sempat berduka, ledakan kembali terjadi pagi ini. Kali ini bom meledak di Mapolrestabes Surabaya sekitar pukul 08.50 WIB

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini