nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uang Beredar di Indonesia Capai Rp5.436 Triliun hingga Mei 2018

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 05 Juli 2018 10:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 05 20 1918157 uang-beredar-di-indonesia-capai-rp5-436-triliun-hingga-mei-2018-smSCRNihfa.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh melambat pada Mei 2018.

Posisi M2 tercatat sebesar Rp5.436,6 triliun pada Mei 2018 atau tumbuh 6,1% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada April 2018 sebesar 7,5% (yoy).

Seperti dilansir keterangan resmi BI, Jakarta, Kamis (5/7/2018), perlambatan pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh seluruh komponennya, terutama komponen uang kuasi. Uang kuasi tumbuh melambat dari 6,6% (yoy) pada April 2018 menjadi 4,8% (yoy) pada Mei 2018. Sementara itu, uang beredar dalam arti sempit (M1) tumbuh 10,1% (yoy) pada Mei 2018, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 10,2% (yoy).

Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, perlambatan pertumbuhan M2 disebabkan oleh perlambatan aktiva luar negeri bersih serta kontraksi operasi keuangan pemerintah. Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih pada Mei 2018 tercatat 0,4% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,4% (yoy).

Kontraksi operasi keuangan pemerintah tercermin dari penurunan pertumbuhan tagihan kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dari 12,5% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 8,7% (yoy) pada Mei 2018.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53%

Perlambatan pertumbuhan M2 tersebut tertahan oleh akselerasi pertumbuhan kredit yang tercatat sebesar Rp4.908,9 triliun atau tumbuh 10,2% (yoy) pada Mei 2018, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 8,9% (yoy).

Dampak peningkatan suku bunga kebijakan Bank Indonesia terhadap suku bunga kredit dan simpanan berjangka masih terbatas. Perkembangan suku bunga sampai dengan Mei 2018 tercatat masih melanjutkan dampak penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia di periode sebelumnya.

Pada Mei 2018, rata-rata tertimbang suku bunga kredit perbankan tercatat sebesar 11,06% atau turun 4 basis poin dari bulan sebelumnya. Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 3, 6, 12 dan 24 bulan pada Mei 2018 masing-masing tercatat sebesar 5,79%, 6,14%, 6,34%, dan 6,74%, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 5,83%, 6,16%, 6,37%, dan 6,78%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini