nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi: Era Digital, Enggak Zaman Ngurus Izin Berminggu-minggu

Hambali, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 16:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 06 320 1918921 presiden-jokowi-era-digital-enggak-zaman-ngurus-izin-berminggu-minggu-2HHCIggQAu.jpg Presiden Jokowi (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka secara resmi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (Apkasi) 2018. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya era percepatan. Di mana segala sesuatunya, serba dikerjakan secara digital. Sehingga kata Presiden, tak ada lagi kepengurusan administrasi yang memakan waktu berminggu-minggu, bahkan hingga tahunan.

"Sekarang era digital, perubahan sekarang ini 3 ribu kali lipat dari revolusi industri yang pertama. Akan ada perubahan-perubahan yang sangat cepat. Dari Provinsi, Kabupaten-Kota, Kepala Dinas, sudah tidak zamannya lagi mengurus izin berminggu-minggu," katanya, di ICE BSD, Tangerang, Jumat (6/7/2018).

Lalu Presiden melanjutkan pengalamannya saat mengecek pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di suatu instansi. Di sana rupanya, dari mulai penginputan data nama pemilik, nama perusahaan, jenis usaha, modal, dan lain sebagainya hanya menghabiskan waktu sekira 2 menit.

Apkasi

"Saya pernah ngetes masuk kantor urus SIUP, dua menit rampung. Lalu pernah juga saya tanyakan pada petugas-petugasnya, ‘Kenapa masih ada laporan mengurusnya lama?’ Terus ada yang jawab, ‘Pak yang lama itu di lantai 3 pak (Kepala Kantor)’," sindir Jokowi disambut tawa seluruh peserta Rakernas.

Kemudian Presiden pun menggambarkan, derasnya perubahan era digitalisasi mendorong semua sektor harus menyesuaikan atas tantangan yang dihadapi. Karena jika hal itu tidak di lakukan, akan berakibat pada rendahnya daya saing dan tertinggal jauh dari negara-negara lain.

"Dulu kita membayar dengan uang cash, setelah itu ganti lagi dengan kartu kredit, sekarang sudah berubah lagi dengan e- Money, dengan gawai kita, dengan smartphone. Bisa bayar di semua gerai outlet, di mal dan lain-lain. Kecepatan itu yang harus kita lakukan, karena jika tidak kita semua akan tergilas oleh perkembangan zaman," jelasnya.

Presiden berpesan kepada seluruh Kepala Daerah (Bupati) yang tergabung dalam Apkasi, agar mempercepat segala proses perizinan di wilayahnya masing-masing. Dengan begitu, pertumbuhan iklim investasi pun semakin positif, dan secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apkasi

"Sekali lagi saya mengingatkan, persaingan antar negara sekarang semakin ketat, sekarang era kompetisi, yang cepat mengalahkan yang lambat. Siapa yang mau investasi kalau mengurus izinnya saja butuh waktu lama. Kalau mindset kita tidak diubah, maka ditinggal betul kita," pungkasnya.

Sementara itu, Mardani H Maming, Ketua Apkasi membeberkan keberhasilan program-program pemerintahan Presiden Jokowi, khususnya yang menyentuh pembangunan di daerah. Di antara yang paling disorot adalah soal kemajuan dalam pembangunan infrastruktur dan pangan.

"Di Rakernas ke 11 ini, Apkasi mengusung tema besar, yakni "Upaya Daerah Menuju Kedaulatan Pangan Nasional", tema itu sesuai dengan isi dalam Nawacita. Empat tahun pembangunan di masa Presiden Jokowi, infrastruktur juga semakin baik, sehingga masyarakat yang ada di berbagai daerah bisa merasakan manfaatnya," ungkap Mardani dalam sambutan.

Apkasi sendiri saat ini anggotanya mencapai 416 Kabupaten dari 36 Provinsi yang ada di Indonesia. Sementara dalam Apkasi 2018, ada sekira 156 Kabupaten yang mengirim delegasinya. Selain itu ada pula peserta dari berbagai perusahaan nasional dan multinasional, atase perdagangan luar negeri, serta sekira 50 UMKM.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini