Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warren Buffett Sumbangkan Rp49 Triliun, Terbesar ke Bill Gates

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 18 Juli 2018 |08:23 WIB
Warren Buffett Sumbangkan Rp49 Triliun, Terbesar ke Bill Gates
Foto: Bill Gates dan Warren Buffett (Reuters)
A
A
A

NEW YORK - Warren Buffett menyumbangkan saham Berkshire Hathaway Inc senilai USD3,4 miliar (Rp49 triliun) pada lima lembaga amal.

Ini menjadi sumbangan terbesar Buffett dalam rencana jang ka panjangnya untuk memberikan kekayaan. Sumbangan tahunan ke-13 oleh Buffett itu mencakup 17,7 juta saham ke las “B” Berkshire dengan nilai masing-masing USD192 per lembar menurut harga penutupan pasar pada Senin 16 Juli 2018.

Saham terbesar diberikan pada Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan milik Buffett yang diberi nama istri pertamanya, Susan, dan berbagai lembaga amal yang dikelola anaknya: Howard, Susan dan Peter, menerima sisa dana tersebut.

Buffett, 87, sejak 2006 menyum bang sebesar lebih dari USD30,9 miliar ke berbagai lembaga amal, termasuk sekitar USD24,5 miliar ke Gates Foundation.

 

Donasi tahunan terbesar sebelumnya oleh Buffett sebesar USD3,17 miliar pada 2017. Dia masih memiliki sekitar seperenam saham Berkshire, konglomerat yang berbasis di Nebraska, Omaha, yang dia kelola sejak 1965.

Sebelumnya, dia telah memberikan 43% saham miliknya pada 2006. Setelah donasi terbarunya, Buffett diperkirakan berada di peringkat empat orang terkaya dunia dengan total kekayaan USD79,2 miliar menurut majalah Forbes.

Dia membayangi pendiri Amazon.com Inc, Jeff Bezos, dengan harta USD149,7 miliar; cofounder Microsoft Corp Bill Gates USD93,6 miliar; dan Chief Executive Officer (CEO) LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton Bernard Arnault USD80 miliar.

Co-founder dan CEO Facebook Mark Zucker - berg di peringkat ke lima dengan ke kayaan USD78,5 miliar. Lima lembaga amal itu akan menjual saham-saham Buffett untuk mendanai aktivitas mereka, mencerminkan keinginan dia agar uang itu dibelanjakan.

 

Buffett membuat donasi lebih kecil ke lembaga-lembaga amal lain. Buffett merupakan pebisnis ulung asal Amerika Serikat (AS) yang menyulap Berkshire Hathaway dari perusahaan tekstil biasa men jadi salah satu perusahaan holding terbesar di dunia. Sejak membeli saham Berkshire Hathaway pada 1962, Buffett tidak langsung mengibarkan kesuksesan.

Dia justru dirisaukan dengan melesunya bisnis tekstil dan sulitnya menambah pundi-pundi keuangan di perusahaan itu. Selain itu, pemilik Berkshire Hathaway Seabury Stanton mengecewakan ya dengan janji dan harapan palsu.

Buffett pun batal menjual saham di Berkshire Hathaway karena ditawar terlalu rendah. Dia berpikir keras sebelum memutuskan membeli lebih banyak saham Berkshire Hathaway untuk memegang kendali dan memecat Stanton.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement